Breaking News:

Berita Simeulue

Gelar Aksi di Kejati Aceh, KoPAM Tuntut Tersangka Kasus SPPD Fiktif di Simeulue Segera Ditetapkan

"Kita juga menuntut segera ada eksekusi nyata terkait kasus SPPD fiktif oknum DPRK Simeulue," kata Irawan.

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Koalisi Pemuda Aceh Menggugat (KoPAM) melakukan aksi demo di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, Banda Aceh menuntut penuntasan kasus SPPD fiktif di DPRK Simeulue, Selasa (19/7/2022). 

Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh  

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Koalisi Pemuda Aceh Menggugat ( KoPAM) melakukan aksi demo di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, Batoh, Banda Aceh, Selasa (19/7/2022).

Koordinator KoPAM, Irawan mengatakan, aksi tersebut dilakukan untuk meminta Kejati Aceh agar segera menuntaskan kasus Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif oknum DPRK Simeulue pada tahun 2019 lalu.

Pasalnya, kasus tersebut sudah sangat lama dinantikan penuntasannya oleh Kejati Aceh.

Sebab itu, pendemo meminta agar Kejati Aceh segera menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

"Kita juga menuntut segera ada eksekusi nyata terkait kasus SPPD fiktif oknum DPRK Simeulue," kata Irawan.

Untuk diketahui, kasus tersebut sebelumnya ditangani oleh Kejari Simeulue yang kemudian diambil alih oleh Kejati Aceh.

Baca juga: Amarah Sambangi Kejari Simeulue, Pertanyakan Hasil LHP BPK Terkait SPPD Fiktif Oknum Dewan

Sebab, dalam LHP BPK RI disebutkan, akibat SPPD fiktif itu, negara mengalami kerugian sebesar Rp 2,7 miliar.

"Kita minta pihak Kejati Aceh juga tidak bermain dalam penanganan kasus ini," ujarnya.

Ia menegaskan, bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas.

Jika dalam minggu ini tidak ada keputusan atau penetapan para tersangka, KoPAM mengancam akan kembali datangi Kejati Aceh.

Baca juga: Tim Audit Investigasi BPK Mulai Panggil Oknum Anggota DPRK Simeulue yang Tersandung SPPD Fiktif

"Kita akan tetap mengawal kasus ini hingga tuntas dan ada penetapan tersangka," pungkasnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved