Salam
Selamatkan Petani Sawit!
Harga beli tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani di 10 daerah produsen kelapa sawit Aceh, terus turun hingga Rp 600/Kg, dari sebelumnya di atas
Harga beli tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani di 10 daerah produsen kelapa sawit Aceh, terus turun hingga Rp 600/Kg, dari sebelumnya di atas 1.000/Kg.
Salah satu sebabnya karena ekspor crude palm oil (CPO) Indonesia belum pulih, meski kran ekspor sudah dibuka kembali sejak 23 Mei 2022.
“Harga TBS kelapa sawit petani sampai minggu kedua bulan Juli 2022 terus menurun.
Begitu juga harga jual CPO di dalam negeri, kondisi ini ada kaitannya dengan belum membaiknya volume ekspor CPO Indonesia,” kata Sekretaris Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Aceh, Fakhri Abd Rahim.
Selain itu, katanya, daya beli CPO di dalam negeri juga masih rendah, baik oleh pabrik minyak goreng maupun PT Pertamina selaku produsen biosolar/biodiesel.
Sehingga, kini CPO menumpuk di pabrik-pabrik kelapa sawit (PKS).
Laporan-laporan pekan lalu, sejumlah PKS bahkan terpaksa menghentikan produksi CPO karena tangki-tangki penyimpanan mereka sudah terisi penuh semua.
Sesungguhnya, ada beberapa faktor yang membuat harga TBS sawit anjlok saat ini.
Salah satunya akibat harga CPO global yang mengalami penurunan sehingga berdampak pada harga pembelian oleh perusahaan.
Jadi, turunnya harga TBS yang kini mencapai hingga Rp 500/kg merupakan dampak bola salju dari kebijakan-kebijakan sebelumnya.
Antara lain, pelarangan ekspor CPO yang akhirnya berdampak signifikan pada pabrik CPO nasional.
Baca juga: Petani Sawit Terkejut, Hari Ini Harga TBS Kelapa Sawit Anjlok di Aceh Selatan
Baca juga: Harga TBS Anjlok, DPRK Abdya Minta Pemerintah Perhatikan Petani Sawit, Bukan Hanya Ekspor Migor
Banyak pabrik CPO yang over supply, sehingga harga anjlok di tingkat petani, karena rendahnya daya serap pabrik untuk membeli TBS.
Untuk meningkatkan kinerja ekspor CPO, menurut Fakhri Abd Rahim, mulai 17 Juli 2022 sampai 31 Agustus 2022, Pemerintah menggratiskan pajak ekspor yang selama ini dikenakan 50 dollar AS/perton.
Selain itu, pemerintah juga akan meningkatkan pembelian CPO untuk bahan campuran biosolar/biodiesel dari 30 – 35 persen, naik menjadi 40 persen, dari kondisi normalnya.
Dengan dua kebijakan tadi, diharapkan, daya beli dan harga CPO di dalam negeri bisa naik kembali, begitu juga harga TBS.
Solusi lainnya, Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) mendorong pemerintan mendirikan sekurang-kurangnya 10 PKS baru di daerah-daerah produsen kelapa sawit.
Hingga [ekan lalu-lalu, dari 10 unit yang diusul, Pemerintah sudah menyetujui pembangunan 3 unit.
Dan, itu bukan di Aceh.
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan atau Zulhas juga sangat memperhatikan nasib petani kelapa sawit.
Salah satu upaya yang dilakukan pihaknya untuk mendorong naikknya harga TBS di tingkat petani adalah dengan berupaya keras melancarkan dan mempercepat distribusi minyak goreng ke pasar-pasar guna memenuhi kebutuhan masyarakat di tanah air.
"Kalau ini (distribusi) tidak lancar, tanki CPO masih penuh, tidak bisa beli TBS ‘kan, makanya kita percepat (distribusinya)," lanjut Zulhas.
Mendag menargetkan, saat ini produksi minyak goreng bisa tembus 300 ribu ton perbulan.
Untuk percepatan distribusi, minyak goreng curah bakal menyasar ritel modern, dengan mengubahnya menjadi minyak goreng kemasan sederhana.
Wakil ketua Komisi IV DPR RI, Daniel Johan mengatakan, pemerintah perlu mengambil tindakan untuk menyelamatkan petani yang terdampak akibat harga TBS sawit anjlok saat ini.
Pasalnya, harga sawit yang saat ini hampir tidak memiliki harga berdampak pada nasib sehari-hari para petani.
"Pemerintah harus segera menyelamatkan para petani ini, harus bertanggung jawab atas kerugian petani, ini tidak lepas dari efek kebijakan yang diambil," ujar Daniel.
Wakil rakyat itu juga meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mengawasi perusahaan agar tidak membeli TBS sawit dengan harga yang sesuai keinginan perusahaan.
"Harus ada pertemuan tripartite antara perusahaan, petani, pemerintah sehingga ada titik temu atau solusi atas anjloknya harga TBS sawit.
" Nah?!
Baca juga: Ekspor CPO Dibuka Lagi, Petani Sawit Gembira
Baca juga: Petani Sawit Tanggapi Rencana Presiden Cabut Aturan Larangan Ekspor CPO dan Migor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/harga-sawit-terjun-bebas-di-simeulue_petani-sangat-terpukul.jpg)