Salam
Hati-hati, Kasus Covid Muncul Lagi
Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh menegaskan kembali peniadaan jam bezuk pasien bagi tamu, seiring munculnya kasus-kasus baru Covid
"Ini yang harus segera dikejar, jadi upaya saat ini jangan sampai hanya menunggu ledakan tetapi terutama mengejar cakupan tiga dosis.
" WHO (World Health Organization), sebuah organisasi internasional yang berada di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga sudah memperingatkan beberapa negara yang mengalami kenaikan kasus infeksi virus Corona varian Omicron dengan beberapa subvariannya.
"Peningkatan ini terjadi meskipun ada pengurangan pengetesan pada sejumlah negara.
Artinya, kasus yang kita lihat hanya puncak gunung es," kata Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.
Menurut WHO, tingkat vaksinasi yang rendah di sejumlah negara dan daerah juga mendorong fenomena tersebut.
Sayangnya, informasi yang salah masih jadi bagian dari rendahnya cakupan vaksinasi.
Tedros juga mengatakan khawatir jumlah kasus terus meningkat dan memberikan tekanan lebih lanjut pada sistem kesehatan dan petugas kesehatan.
WHO mendesak pemerintah untuk menerapkan langkah-langkah yang telah dicoba dan diuji seperti penggunaan masker, peningkatan ventilasi, dan protokol pengujian serta perawatan.
WHO melaporkan dalam dua pekan terakhir kasus baru Covid-19 meningkat tajam.
Sebagian besar kasus didorong oleh sub-varian Omicron BA.4, BA.5, dan akibat pelonggaran protokol kesehatan.
Berkali-kali WHO dan para pakar epidemiologi mengingatkan pemerintah berbagai negara untuk terus memperkuat sistem kekebalan tubuh masyarakat dengan mengaka mereka menerima vaksin dosis 1, dosis 2, dan dosis 3 (booster).
Dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh masyarakat di berbagai belahan dunia, maka diyakini serangan baru Covid-19 akan bisa dilawan!
Nah?!
Baca juga: Pasien Pertama Covid-19 di Lhokseumawe Meninggal, Ini Jumlah Kasus Kematian Hingga Akhir Tahun 2021
Baca juga: Alue Udeng Bireuen Gelar Adaptasi Kebiasaan Baru Gampong Aman Covid-19