Breaking News:

Hukuman Munarman Diperberat Dari 3 jadi 4 Tahun dalam Kasus Terorisme, Kuasa Hukum Kompak Bungkam

Menyikapi putusan banding tersebut, anggota kuasa hukum Munarman, Aziz Yanuar enggan memberikan komentar.

Editor: Faisal Zamzami
Tangkapan Layar Youtube Najwa Shihab
Sekretaris Umun FPI Munarman di acara Mata Najwa, Selasa (16/12/2020). 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Kuasa hukum mantan Sekjen FPI Munarman kompak tak mau menanggapi terkait putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta atas banding yang diajukan pihaknya atas perkara tindak pidana terorisme.

Dalam putusan PT DKI Jakarta itu majelis hakim memperberat vonis Munarman menjadi hukuman pidana 4 tahun dari yang semula 3 tahun sebagaimana putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur.

Menyikapi putusan banding tersebut, anggota kuasa hukum Munarman, Aziz Yanuar enggan memberikan komentar.

"Tidak berkomentar bang mohon maaf," kata Aziz kepada Tribunnews.com, Kamis (28/7/2022).

Selepas dari Aziz, Tribunnews kembali meminta tanggapan dari anggota kuasa hukum lainnya, yakni Ichwan Tuankotta.


Jawaban senada juga disampaikan oleh Ichwan dalam sambungan teleponnya.

"Saya no comment soal itu ya (putusan banding), maaf ya," singkat Ichwan.

Belum diketahui secara pasti hal mendasar para anggota kuasa hukum kompak tidak memberikan komentar terkait kelanjutan proses hukum untuk Munarman.

Baca juga: Munarman Divonis 3 Tahun Penjara Karena Terbukti Sembunyikan Informasi Terorisme

Seperti diketahui, majelis hakim PT DKI Jakarta menjatuhkan vonis hukuman 4 tahun atas banding yang diajukan pihak Munarman dalam perkara dugaan tindak pidana terorisme.

Putusan ini lebih berat jika di bandingkan dengan putusan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur yang mem vonis mantan Sekjen FPI itu hukuman pidana 3 tahun.

Adapun pembacaan vonis itu digelar dalam sidang, Rabu (6/4/2022) langsung dari ruang sidang utama PN Jakarta Timur.

Dalam putusannya, hakim menyatakan terdakwa Munarman terbukti secara sah bersalah melakukan tindak pidana terorisme.

"Menyatakan terdakwa Munarman terbukti secara sah bersalah melalukan tindak pidana terorisme sebagaimana dakwaan ketiga jaksa penuntut umum," kata Hakim dalam putusannya.

Atas hal itu, hakim menjatuhkan hukuman pidana 3 tahun penjara kepada Munarman.

Tak hanya itu, hakim juga meminta Munarman untuk tetap ditahan.

"Menjatuhkan hukuman pidana penjara 3 tahun dengan perintah terdakwa tetap ditahan dan dikurangi masa tahanan," ucap Hakim.

Sebagai informasi, putusan ini lebih rendah dibandingkan tuntutan jaksa yang menuntut Munarman 8 tahun penjara.

Baca juga: Kakanwil Kemenag Aceh Groundbreaking Gedung KUA dan Madrasah di Aceh Besar, Dibiayai SBSN

Baca juga: Orangtua Diminta Terapkan Pesan Luqmanul Hakim untuk Mewujudkan Generasi Indonesia Emas

Baca juga: Medco Bekali Mahasiswa IAIN Langsa tentang Investasi Migas 

Tribunnews.com: Kuasa Hukum Kompak Bungkam soal Hukuman Munarman yang Diperberat jadi 4 Tahun dalam Kasus Terorisme

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved