Berita Aceh Tengah
Nazza Faradilla Susmita Sekali Tes Langsung Lulus IPDN
Nazza Faradilla Susmita dinyatakan lulus pantukhir pada seleksi penerimaan calon praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
Nazza Faradilla Susmita dinyatakan lulus pantukhir pada seleksi penerimaan calon praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada Selasa (19/7/2022).
Nazza merupakan anak dari pasangan Ngatemin dan Susilawati.
Ayah Nazza saat ini bertugas sebagai Ketua Pengadilan Negeri (PN) Takengon, Aceh Tengah.
Untuk dapat melanjutkan pendidikan ke IPDN, Nazza butuh perjuangan dan usaha keras.
Tentu, hal ini dapat menjadi motivasi bagi para generasi muda untuk mengejar impiannya.
Usaha tidak pernah mengkhianati hasil adalah kata-kata bijak yang tepat ditujukan untuk Nazza.
Dengan semangat dan usaha keras, Nazza membuktikan dirinya dapat lulus seleksi masuk IPDN.
IPDN adalah sekolah kedinasan yang menjadi favorit bagi banyak orang.
Sebab, biaya selama pendidikan ditanggung oleh pemerintah serta jenjang kariernya jelas setelah lulus dari sekolah tersebut.
Hal ini membuat Nazza bertekad untuk bisa masuk IPDN yang berlokasi di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.
Baca juga: Pemuda Asal Kota Subulussalam Ini Ikuti Jejak Kakak Lulus di IPDN, Satu-satunya dari Kota Sada Kata
Baca juga: 45 Nindya Praja IPDN Magang di Lingkup Pemerintah Aceh
"Karena IPDN sekolah kedinasan, jadi dari situ Nazza ya udahlah berinisiatif mencoba untuk masuk IPDN, dan Alhamdulillahnya pertama kali Nazza coba IPDN, Alhamdulillah lulus," kata Nazza saat ditemui TribunGayo.com di Banda Aceh, Senin (25/7/2022).
Masuk ke IPDN, Nazza harus mengikuti serangkaian tes yang cukup sulit.
Apalagi, ia harus bersaing dengan 1.300 peserta lain dari seluruh Aceh untuk memperebutkan kuota yang tersedia yaitu 53 orang.
Nazza juga menjadi bagian dari 17 perempuan dari Aceh yang lulus tes IPDN.
Nazza bahkan tak menyangka dirinya bisa lulus IPDN.
Akhirnya, semua usaha yang ia lakukan berbuah manis.
"Ada rasa tidak percaya, bisa melewati tes IPDN, dan Nazza sendiri juga mampu Alhamdulillah, suatu kebanggaan buat Nazza," ungkapnya.
Untuk mencapai posisi tersebut tentu tidaklah semudah membalikkan telapak tangan.
Hal itu tentu diiringi dengan usaha dan dukungan orang tua, serta tekad Nazza untuk membanggakan orang tuanya.
“Karena ibu sama bapak juga melihat anak (Nazza) dengan kemauan sendiri dan dia pun siap ke situ, dan pada intinya kami orang tua ya mendukung aja,” kata ayah Nazza, Ngatemin, kepada TribunGayo.com.
Sebelum mengikuti tes masuk IPDN, Nazza banyak melakukan persiapan materi dan fisik.
"Persiapan yang Nazza lakukan itu banyak, mulai dari les, les materi, SKD, psikotes, jasmani juga ada, sampai-sampai Nazza itu bukan hanya satu tempat les, ada tiga tempat les yang Nazza ikuti.
Jadi, dalam satu hari itu Nazza les di tiga tempat, dengan pembagian waktu, pagi les di tempat ini, siang di tempat ini, dan malam di tempat ini," urainya.
Semua dilakukan dengan sungguh-sungguh tanpa mengenal rasa lelah.
Bahkan, Nazza sempat agak kesulitan dalam mengikuti les fisik.
Sebab, menurutnya, les fisik lebih menguras tenaga dari les materi.
"Lari 12 menit, terus ada chinning untuk wanita, pull up wanita, terus push up, sit up," ujar Nazza.
Rangkaian les fisik tersebut ia lakukan guna memenuhi target demi target yang setiap hari harus ditingkatkan, di samping les-les lain dalam satu hari penuh.
Dan, Nazza sudah mempersiapkan itu semua selama 5 bulan atau sejak ia lulus SMA.
Tekad Nazza masuk IPDN juga tak lepas dari harapannya untuk bisa mengabdi kepada masyarakat.
"Kalau Nazza jadi pegawai pemerintah, pastinya Nazza akan melayani masyarakat dengan semampu Nazza.
Apapun yang masyarakat ingin, Nazza akan mendengarkan suara rakyat dan berusaha untuk memenuhinya," ungkapnya.
Untuk generasi muda yang punya keinginan lulus IPDN seperti dirinya, Nazza berpesan untuk berusaha keras dengan belajar sungguh-sungguh, mengikuti berbagai les untuk membantu proses belajar, dan terus ingat orang tua dimana pun kita berada harus membanggakan mereka.(TribunGayo.com/Cut Eva Magfirah)
Baca juga: Golkar Jakarta Bahas Pemindahan IKN, Ini Pendapat Mantan Menteri, Guru Besar IPDN dan Politisi
Baca juga: Plt Sekjen Kemendagri: Alumni IPDN Digaji Negara Mengabdi untuk Rakyat