Breaking News:

Berita Banda Aceh

Alumni Dayah Dukung Bacaleg DPR dan DPD RI asal Aceh Wajib Ikuti Uji Baca Alquran pada Pemilu 2024

Masyarakat Aceh tentu berharap agar wakil mereka di Senayan adalah orang-orang yang bisa baca Alquran," kata Zulkhairi

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Teuku Zulkhairi 

Masyarakat Aceh tentu berharap agar wakil mereka di Senayan adalah orang-orang yang bisa baca Alquran," kata Zulkhairi

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD) Aceh, Teuku Zulkhairi mendukung wacana bakal calon legislatif (Bacaleg) DPR dan DPD RI asal Aceh wajib ikuti uji baca Alquran pada Pemilu 2024.

"Tes atau uji baca Alquran sudah saatnya diberlaku untuk bakal calon DPR dan DPD RI asal Aceh.

Masyarakat Aceh tentu berharap agar wakil mereka di Senayan adalah orang-orang yang bisa baca Alquran," kata Zulkhairi di Banda Aceh, Sabtu (30/7/2022).

"Kita ingin agar syari'at Islam di Aceh bisa sukses, tapi bagaimana mungkin hal ini akan terwujud jika elit-elit perwakilan masyarakat Aceh baca Alquran saja tidak bisa," tambah dia.

Nah, untuk memastikan supaya wakil masyarakat Aceh di Senayan dapat membaca Alquran, maka tes baca Alquran bagi para bakal calon DPR dan DPD RI asal Aceh adalah sebuah keniscayaan.

Baca juga: Bacaleg DPR dan DPD RI asal Aceh Diusul Wajib Uji Baca Alquran, MPU: Cukup Bagus Ini

Menurutnya, tes baca Alquran ini akan memberi banyak efek positif bagi para bakal calon DPR dan DPD tersebut.
Pertama, dalam jangka pendek, siapa yang berminat maju sebagai bacaleg untuk DPR dan DPD dan sebagainya maka dia akan mempersiapkan diri sejak awal.

"Jadi, jika ingin maju sebagai bacaleg maka sejak awal dia akan mencoba mendekat dengan Alquran. Mempelajari cara bacanya, tajwid dan makhrajnya.

Pada tahap berikutnya, diharapkan bukan hanya akan bisa membaca, tapi juga betul-betul akrab dengan Alquran sebagai pedoman hidup dunia dan akhirat bagi kita umat Islam," ujarnya.

Baca juga: Tanggapi Usulan Bacaleg DPR dan DPD RI asal Aceh Wajib Uji Baca Alquran, KIP: Ide Menarik

Sementara jika tidak ada tes baca Alquran ini, maka akan besar kemungkinan orang-orang yang tak bisa baca Alquran akan jadi wakil masyarakat Aceh di DPR dan DPD RI.

"Jika dia tidak bisa baca Alquran maka tidak mungkin dia akan akrab dengan Alquran, tidak mungkin dia menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup dan pedoman dia dalam menjalankan amanah dan kepercayaan rakyatnya kepada untuk menjadi wakil rakyat," ucapnya.

Kedua, tambah Zulkhairi, bagi masyarakat Aceh tes baca Alquran ini akan berperan dalam memperkuat struktur peradaban Aceh.

Dengan adanya tahapan ini, Alquran akan diposisikan menjadi sesuatu yang penting, sehingga pada tahap selanjutnya harapannya Alquran dapat semakin membumi di Aceh termasuk dengan pengamalan atas isi-isinya.

"Tapi tanpa tes baca Alquran ini, maka seolah Alquran ini tidak penting bagi bacaleg DPR dan DPD RI. Tentu ini ironis sebuah bangsa yang mayoritas muslim tapi tidak menghargai atau tidak menganggap penting Alquran," tukas Zulkhairi.

"Padahal, Rasulullah sudah menegaskan bahwa Alquran dan juga hadis ditinggalkan kepada kita agar kita tidak sesat selama-lamanya. Jadi, dalam agenda Aceh menuju penerapan Syari'at Islam secara kaffah, tes baca Alquran ini adalah suatu keniscayaan," ungkap dia lagi.

Ketiga, tahapan tes baca Alquran penting agar terwujudnya keadilan. Dia menyatakan, bagaimana mungkin tes baca Alquran yang kini berlaku hampir di semua seleksi kepemimpinan tapi dikecualikan untuk DPR dam DPD RI.

"Jadi, tes baca Alquran untuk bacaleg DPR dan DPD RI asal Aceh juga penting untuk mewujudkan keadilan," demikian Teuku Zulkhairi.(*)

Baca juga: Husni Al Muna, Penyanyi Pendatang Baru Penampilannya Memukau Pengunjung Aceh Perkusi

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved