Breaking News:

Berita Politik

‘Bacaleg DPR/DPD RI Diusul Tes Baca Quran’, Syech Fadhil Mengaku Setuju

Salah satu kekhusussan Aceh dalam pelaksanaan Pemilu adalah adanya kewajiban bagi bakal calon legislatif (bacaleg) DPRA dan DPRK

Editor: bakri
For Serambinews.com
Anggota DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc 

BANDA ACEH - Salah satu kekhusussan Aceh dalam pelaksanaan Pemilu adalah adanya kewajiban bagi bakal calon legislatif (bacaleg) DPRA dan DPRK yang beragam Islam untuk mengikuti uji baca Alquran.

Kewajiban tersebut telah diterapkan sejak Pemilu tahun 2009 dengan tidak membedakan antara bacaleg dari partai lokal maupun partai nasional.

Namun untuk bacaleg DPR dan DPD RI, ketentuan dimaksud tidak berlaku.

Untuk itulah, sebagai daerah kekhususan dan keistimewaan, Pakar Hukum Aceh, Imran Mahfudi mengusulkan agar bacaleg DPR dan DPD RI asal Aceh juga diwajibkan mengikuti uji baca Alquran.

"Bukankah bacaleg DPR dan DPD RI juga merupakan perwakilan rakyat Aceh dan daerah pemilihannya juga di Aceh? Kenapa kepada mereka tidak diberlakukan uji baca Alquran?" kata Imran setengah bertanya, Sabtu (30/7/2022).

Pertanyaan ini, menurut Imran, harus dijawab baik dari sisi regulasi Pemilu maupun dari sisi penguatan kekhususan Aceh, yang salah satunya adalah pelaksanaan syariat Islam.

Jika dikaitkan dengan regulasi Pemilu, pelaksanaan uji baca Alquran untuk bacaleg DPRA dan DPRK dari partai nasional juga tidak ada regulasinya.

Dalam ketentuan dalam pasal 13 ayat (1) point c Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2008 Tentang Partai Politik Lokal Peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/Kota disebutkan bahwa kewajiban uji baca Alquran hanya bagi bacaleg dari parlok (partai lokal).

Namun untuk memenuhi salah satu prinsip dasar dalam penyelenggaraan Pemilu, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh juga menerapkan ketentuan tersebut untuk bacaleg dari partai nasional.

Baca juga: PKB Sepakat dengan Usulan Bacaleg DPR dan DPD RI Asal Aceh Wajib Bisa Baca Alquran

Baca juga: Tanggapi Usulan Bacaleg DPR dan DPD RI asal Aceh Wajib Uji Baca Alquran, KIP: Ide Menarik

"Dimana ketentuan dalam Qanun 3 Tahun 2008 hanya dikhususkan untuk partai politik lokal, namun dalam kenyataannya praktik uji baca Alquran untuk bacaleg DPRA dan DPRK untuk partai nasional juga tetap diterapkan dalam tiga kali pemilu terakhir," ucap Imran.

Menariknya, kondisi ini ternyata tidak ada pihak yang mempersoalkan hal tersebut.

Kebiasaan yang telah dipraktikkan dalam tiga kali pemilu terakhir haruslah dianggap sebagai suatu bentuk hukum baru yang bisa diterapkan sehingga perlu juga diterapkan bagi bacaleg DPRRI dan DPD dari Aceh.

Imran Mahfudi juga menyebutkan, Aceh memiliki 17 perwakilan di parlemen (DPR dan DPD RI) yang tentu saja mewakili lebih banyak rakyat Aceh.

Ke-17 orang tersebut tersebar di DPR RI sebanyak 13 orang dari daerah pemilihan (dapil) I dan II Aceh serta empat lainnya anggota DPD RI.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved