Berita Banda Aceh
Dukung Inklusi dan Literasi di Kalangan Pelajar di Aceh, FKIJK Gelar Kolaborasi Cerdaskan Bangsa
"Kami ingin membangun sektor jasa keuangan yang kontributif, stabil, dan berdaya saing dengan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat."
Penulis: Misran Asri | Editor: Ibrahim Aji
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Tapaktuan, Afnidar, memberikan apresiasi kepada FKIJK yang sudah memberikan sosialisasi kepada siswanya tentang peran, fungsi, dan manfaat terhadap sejumlah sektor jasa keuangan.
Baca juga: Dandim 0103 dan H Uma Turun Tangan Selesaikan Keluhan Masyarakat terkait Jalan Rusak
Baca juga: UNCHR Bela Pengungsi Suriah di Lebanon, Minta Pemerintah Akhiri Kekerasan dan Diskriminasi
"Seluruh peserta sangat antusias dan aktif mengikuti kegiatan. Kami berharap program ini dapat dilaksanakan secara rutin dengan agenda yang lebih masif di sejumlah daerah," ucapnya.
Sosialisasi dan edukasi itu diikuti oleh OJK dan industri jasa keuangan yang ada di Aceh.
Dari kelompok bank, antara lain hadir Bank Aceh, Bank Syariah Indonesia, BCA Syariah, KB Bukopin Syariah, BTN Syariah, BPRS Hikmah Wakilah, TCD, dan BPRS Artha Sejahtera.
Di Pasar Modal ada IDX dan RHB Sekuritas.
Sedangkan dari kelompok asuransi, ikut serta Askrida Syariah, Jamkrindo Syariah, Jasa Raharja, Brins Syariah, Asuransi Sinar Mas Syariah, dan Jasa Raharja Putera Syariah.
Baca juga: Dandim Dukung Esport Aceh Utara Bisa Memajukan Olahraga Elektronik
Baca juga: Sekolah MJC Aji Banda Aceh Kembali Buka Penerimaan Mahasiswa Baru
Serah bantuan
Dalam rangka mendukung sektor unggulan yang ada di daerah, kegiatan FKIJK di Aceh Selatan juga turut menyerahkan bantuan.
Bantuan yang diberikan berupa paket alat kebutuhan melaut untuk 15 nelayan di Desa Sawang Bunga dan 15 nelayan di Desa Batee Tunggai, Kecamatan Samadua.
Serta sembako untuk Pesantren Darul Huda, Kecamatan Sawang, Aceh Selatan, pada Sabtu (30/7/2022).
"Dukungan yang diberikan ini merupakan salah satu wujud kontribusi FKIJK dalam mendorong sektor UMKM yang berbasis kekuatan ekonomi lokal," tutup Haizir Sulaiman. (*)
Baca juga: Tak Cukup Quorum, Rapat Paripurna KUA-PPAS APBK Aceh Besar 2023 Dinilai tak Sah
Baca juga: Akhirnya, Kapal Kargo Pengangkut Gandum Ukraina Tinggalkan Pelabuhan Odessa, Menuju Lebanon