Breaking News:

Berita Bireuen

Terlibat Kasus Penipuan Jual Beli Toko, Jaksa Tangkap Buronan di Depan Mapolres Bireuen

Hal itu berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Bireuen Nomor: 219/Pid.B/2015/PN-Bir tanggal 16 Maret 2016.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Imran Thayib
DOK KEJARI BIREUEN
Kajari Bireuen, Mohamad Farid Rumdana SH MH menjelaskan penangkapan buronan kasus penipuan, Kamis (5/8/2022) sore. 

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejari Bireuen menangkap seorang terpidana yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), Anwar Bin Ja'far.

Dia ditangkap di depan Mapolres Bireuen setelah melakukan pelarian selama enam tahun, Kamis (4/8/2022).

Anwar merupakan terpidana kasus penipuan jual beli toko yang terjadi tahun 2016 lalu.

Bahkan, dia sudah mendapat putusan hukuman berdasarkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Bireuen pada 16 Maret 2016 lalu.

Anwar terbukti bersalah melakukan penipuan sebagaimana diatur dalam pasal 378 KUHP.

Sehingga, PN Bireuen menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama tiga bulan.

Hal itu berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Bireuen Nomor: 219/Pid.B/2015/PN-Bir tanggal 16 Maret 2016.

Hanya saja, terdakwa mangkir dan menghilang akhirnya ditetapkan sebagai DPO.

Baca juga: Diduga Korupsi Dana Desa Rp 442 Juta, Polres Lhokseumawe Serahkan Tiga Tersangka ke Jaksa

Baca juga: Jaksa Geledah Kantor DSI Aceh Barat, Dugaan Korupsi Penimbunan Arena MTQ Tahun 2020

Baca juga: Jaksa Tangkap Eks Keuchik, Sekdes & Bendahara Desa di Nagan Raya, Korupsi Dana Desa Rp 523 Juta

Baca juga: Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Duafa di Baitul Mal, Kejari Aceh Utara Tetapkan Lima Tersangka

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen, Muhamad Farid Rumdana SH MH dalam jumpa pers, Kamis (4/8/2022) sore, mengatakan, terpidana berhasil ditangkap tim Tabur Kejari yang dipimpin Kasi Intelijen, Muliana SH.

Saat itu, terpidana sedang berada di Jalan Medan-Banda Aceh, Gampong Cot Buket, Kecamatan Peusangan, tepatnya di depan Mapolres Bireuen setelah melakukan pelarian selama enam tahun.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved