Berita Aceh Tengah
Gustira Monita Dapat Beasiswa dari Pemerintah Rusia
Boleh jadi dialah satu-satunya gadis Gayo yang mendapat beasiswa dari Pemerintah Rusia
“Ketibung” adalah tari kreasi baru , terinspirasi dari kebiasaan permepuan Gayo yang memainkan bunyi air saat berada di sungai atau danau.
“Ketibunga simbol dari keceriaan dan kegembiraan,” ujarnya.
Ia mengambil gerak dasar Guel untuk mengeskpresikan “ Ketibung” tadi.
Gustira mendengar kebiasan “berketibung” ini dari ibundanya.
Oleh Gustira kemudian dijadikan karya tari.
Kemampuan Gustira tidak hanya dalam bidang tari, tapi juga dalam musik.
Ia menguasai banyak instrumen seperti perkusi, gitar, biola, alat musik tradisional Gayo, teganing, canang, gong.
Bahkan sudah bisa gamelan Jawa dan gondang Batak.
Selama menuntut ilmu di Yogya, Gustira aktif di Seuraya (Seuniman Rapa'i Aceh Yogyakarta), Sanggar Cut Nyak Dhien Yogyakarta, Sanggar Lungun Gayo Yogyakarta, Burni Telong Etnik Gayo , Sanggar Mayang Serungke Bener Meriah, Sarkem Percussion Yogyakarta, Gerakan Surah Buku Yogyakarta, dan Pendiri Gayo Arts Studio.
Gustira meraih sejumlah prestasi, antara lain Juara 1 Festival Musik Etnik Kolaborasi Modern- Sabang Fair 2016; Cipta dan Baca Puisi Malam Puncak Kemerdekaan RI-GOS Takengon, 2014-2015; dan Pimpinan Produksi Pergelaran Karya Tugas Akhir ISI Yogyakarta 2019.
Gustira menjadi lebih istimewa karena ia juga seorang pemain catur andal.
Selama tiga tahun berturut (2013-2016), Gustira menjadi Juara 1 Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional Cabang Catur Tunggal Putri. (fik)
Baca juga: Penerima Beasiswa tak Sesuai Syarat Mangkir Dipanggil Penyidik, Polda Aceh Akan Rilis Nama-namanya
Baca juga: Lepas Calon Penerima Beasiswa Aceh Carong, Mursil Ingatkan Serius Manfatkan Peluang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Gustira-Monita-1.jpg)