Berita Gayo Lues
BKSDA Evakuasi Harimau Sumatera Terjerat Jaring Babi
Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, berhasil mengevakuasi seekor harimau Sumatera (panthera tigris sumatrae) yang terjerat jaring babi
Musyawarah itu diadakan di Kantor Desa Sanggir untuk mencari solusi cara mengevakuasi harimau yang terjerat jaring di Reko.
Tujuan untuk Menjerat Babi
Ondoita (30) petani warga Pepir mengatakan, ia memasang jaring itu di kawasan perkebunan Reko Desa Sanggir, Kecamatan Dabun Gelang, Gayo Lues, seminggu lalu, bertujuan untuk menjerat babi.
Tapi justru yang terperangkap seekor harimau betina.
Dia mengaku, ada sekitar 15 jaring yang dipasang di areal perkebunan keluarganya tersebut.
Jaring itu baru diceknya kembali pada Kamis (11/8/2022) sore.
“Saat jaring itu saya cek, saya melihat seekor harimau telah terjerat jaring babi, persis dipinggir alur sungai kecil di perbatasan kebun tersebut.
Spontgan saya langsung melaporkan hal itu kepada warga Sanggir dan aparat kepolisian,” katanya.
Dikatakan, ia memasang jaring tersebut untuk menjerat babi yang banyak berkeliaraan di Perbukitan Reko.
"Rencana mau taman jagung di lokasi kebun itu.
Namun harus dibasmi dulu kawanan babi hutan yang banyak berkeliaran,” tandasnya.
Pria yang juga bekerja sebagai penderes getah pinus di kawasan Pepelan itu mengaku, sebelumnya ia sempat menanam jagung di lokasi tersebut.
“Namun gagal akibat hama babi, sehingga ia berinisiatif sebelum menanam jagung membasmi hama babi terlebih dahulu dengan memasang jerat sebanyak 15 buah,” pungkasnya. (c40)
Baca juga: Pawang Harimau Berstatus Honorer Tertua BKSDA Aceh Itu Meninggal, Berikut Cerita Tentang Kek Carwani
Baca juga: Harimau Resahkan Warga, Forum Keuchik Bakongan Timur Minta BKSDA Lindungi Masyarakat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/arimau-Sumatera-yang-terjerat-jaring-babi.jpg)