Breaking News:

Pembunuhan Brigadir J

Solider ke Ferdy Sambo, Pengamat Sorot Ada Perlawanan di Internal Polri Ungkap Pembunuhan Brigadir J

Ali juga menyoroti masih adanya perlawanan di internal kepolisian yang sengaja menghambat dan memperlambat pengusutan karena berbagai kepentingan tert

Editor: Ansari Hasyim
Kolase Serambinews / Instagram @divpropampolri dan Kompas TV
Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo (kiri) dinonaktifkan atau dicopot sementara oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ini tugas Divisi Propam Polri. 

SERAMBINEWS.COM - Dosen Komunikasi UIN Jakarta, Ali Irfan mengapresiasi langkah Kapolri yang memimpin langsung pengusutan dan telah menetapkan Irjen Ferdy Sambo (FS) sebagai tersangka kasus penembakan Brigadir J.

Hal itu merupakan upaya Kapolri untuk mengembalikan citra kepolisian dan kepercayaan publik, karena kasus tersebut bukan hanya kasus penembakan dan pembunuhan tetapi ada upaya menutup-nutupi hingga merekayasa kasus.

Menurut ketua harian IKALUIN Jakarta ini, untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian tidak ada jalan lain kecuali dengan mengusut tuntas dan menindak semua yang terlibat mendukung tindakan Irjen FS dalam pembunuhan dan upaya rekayasa yang dilakukan oleh sekelompok kepolisian.

VIDEO Terungkap Skenario Kebohongan Ferdy Sambo, Janjikan Rp 2 M seusai Anak Buah Bunuh Brigadir J

"Pak Kapolri jangan ragu untuk menuntaskan kasus ini. Tindak tegas jika ada oknum di kepolisian yang mencoba menghambat pengungkapan kasus ini," kata Ali Irfani, Minggu (14/8/2022).

Ali juga menyoroti masih adanya perlawanan di internal kepolisian yang sengaja menghambat dan memperlambat pengusutan karena berbagai kepentingan tertentu.

Perlawanan perwira di internal kepolisian, menurut Ali, disebabkan banyak faktor, seperti faktor solidaritas kepada Irjen FS, faktor ancaman kehilangan jabatan dan penghasilan, dan faktor pragmatis-politis yang ingin memanfaatkan kasus untuk mendapatkan keuntungan tertentu.

“Ada indikasi perlawanan di internal, hal itu karena ada yang solider sebagai teman FS, ada yang takut hilang jabatan dan pendapatan, tapi ada juga yang memanfaatkan untuk mendapat pencitraan dan kepentingan pribadi,” jelas Ali kepada media.

Istri Ferdy Sambo Masih Terguncang, Komnas HAM Sarankan Putri Candrawathi Cari Teman Curhat

Dalam hal ini, Ali mengingatkan di internal Polri untuk tidak ada pihak yang memanfaatkan peristiwa ini untuk kepentingan pribadi atau kelompok, apalagi untuk menjatuhkan Kapolri.

Kabareskrim yang secara khusus paling bertanggung jawab dalam mengusut dan menyidik kasus ini, juga diminta untuk bekerja secara profesional dan transparan.

“Kabarekrim harus steril dari kepentingan yang kontraproduktif dan harus dalam satu komando di bawah Kapolri," tegas Ali mengingatkan.

Isu Perlawanan Internal

Dilansir KOMPAS.TV beberapa waktu lalu, pascaadanya penetapan tersangka itu, muncul isu bahwa disebutkan ada perlawanan yang dilakukan di internal Polri.

Menanggapi munculnya isu tersebut, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo angkat bicara.

Di Balik Kematian Brigadir J, Istri Ferdy Sambo Terancam Pidana, Laporannya Diduga Palsu

Ia meluruskan simpang siur soal adanya isu perlawanan di internal Polri setelah Irjen Ferdy Sambo ditetapkan jadi tersangka.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved