Breaking News:

Berita Bireuen

14 Warga Binaan Lapas Bireuen Peroleh Asimilasi Rumah

Ke 14 warga binaan yang dapat asimilasi rumah ini mulai dari narapidana kasus pencurian, penggelapan, narkotika, kriminal dan penganiayaan.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Dok Lapas
Sebanyak 14 warga Binaan Lapas Bireuen, Kamis (18/08/2022) peroleh asimilasi rumah. 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen 

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Setelah 267 Warga Binaan Lapas  Bireuen memperoleh remisi, Rabu (17/8/2022) rangkaian peringatan HUT RI ke 77, sebanyak 14 Warga Binaan lainnya, Kamis (18/8/2022) memperoleh asimilasi rumah atau dibebaskan bersyarat. 

Plt Kalapas Bireuen, Ramli melalui Humas Lapas, Irwan Sukmana kepada Serambinews.com mengatakan,  sebanyak 14 warga binaan Lapas Bireuen kembali dibebaskan karena mendapatkan program ssimilasi dirumah dan Integrasi sebagai upaya pencegahan penyebaran Virus Covid-19 di dalam Lapas.

Ke 14 warga binaan yang dapat asimilasi rumah mulai dari narapidana kasus pencurian, penggelapan, narkotika, kriminal dan penganiayaan.

Plt Kalapas Bireuen, Ramli menyerahkan langsung SK bebas kepada 14 warga binaan atas nama Mahdi Bin Hasballah, dan kawan kawan,  pengeluaran tersebut berpedoman pada Permenkumham Nomor 43 Tahun 2021 yang diperpanjang melalui Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor : M.HH-73.PK.05.09 Tahun 2022.

Keputusan tersebut tentang penyesuaian jangka Waktu pemberlakuan asimilasi, pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas, dan cuti bersyarat bagi narapidana dan anak didik dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Covid-19.

Ramli berpesan kepada para warga binaan yang mendapatkan asimilasi dirumah agar mematuhi dan mentaati segala ketentuan yang diberikan dan tidak melakukan pelanggaran selama berkumpul dengan keluarganya di rumah.

“Jika kedapatan melanggar, pemberian asimilasi anda semua dapat dicabut dan dikembalikan ke Lapas,” tegasnya.

Kasi Bimbingan Narapidana/Anak Didik, Rizki Akbar, menjelaskan pemberian asimilasi di rumah merupakan bentuk pemenuhan terhadap hak-hak warga binaan dengan syarat telah menjalani masa pembinaan dengan baik serta telah memenuhi persyaratan sesuai peraturan yang berlaku. "Di antaranya yakni telah menjalani minimal 1/2 masa pidana dan 2/3 nya tidak melewati tanggal 31 Desember 2022," jelasnya.

Rizki menambahkan, pengeluaran pada hari ini merupakan pelaksanaan tahap III program asimilasi gelombang 2 tahun 2022 setelah sebelumnya juga telah dilakukan pengeluaran pada tanggal 04 dan 05 Juli 2022 lalu. Sedangkan untuk sisa warga binaan yang memperoleh asimilasi berikutnya, akan dibebaskan secara bertahap.

Ditambahkan, proses pengeluaran narapidana asimilasi rumah juga tetap dilakukan tanpa dipungut biaya alias gratis. Untuk itu, monitoring dan evaluasi akan terus dilakukan sehingga pelaksanaan Asimilasi di rumah dapat berjalan sebagaimana mestinya.(*)

Baca juga: Ini Jadwal Sidang Kasus Dugaan Korupsi Proyek Pasar Tradisional Subulussalam di Pengadilan Tipikor

Baca juga: 267 Warga Binaan Lapas Bireuen Terima Remisi HUT RI

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved