Breaking News:

Kajian Islam

Pentingnya Ibu Menemani Anak saat Browsing Internet, Buya Yahya: Lebih Bagus daripada Shalat Banyak

Buya Yahya menganjurkan para orantua untuk mengawasi anaknya saat mengakses internet atau browsing internet baik itu dari gawai atau gadget mereka.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
net
Ilustrasi anak sedang melakukan browsing internet. 

“Salah satu kunci penting untuk melindungi diri Anda di internet adalah memilih sandi yang kuat dan sulit ditebak, khususnya untuk Akun Google Anda,” terang Veronica.

Selain itu, Veronica juga menambahkan agar kita menggunakan pengamanan berlapis.

“Cara lebih aman untuk mengautentikasi identitas Anda dan membangun perlindungan berlapis ke dalam Akun Google Anda, seperti pendaftaran otomatis pada verifikasi 2 langkah,” tambahnya.

Kawan Puan, dengan menggunakan kata sandi yang sulit ditebak dan pengamanan berlapis, sekaligus menjadi contoh bagi anak dan keluarga untuk aman beraktivitas di internet.

2. Membimbing keluarga untuk menemukan konten yang sesuai

Nah setelah mengatur keamanan akun, tips yang selanjutnya adalah membimbing anak dan keluarga agar bisa menemukan konten yang sesuai umur.

Menurut Veronica, Google sudah menyediakan beberapa fitur agar anak dan keluarga bisa mengakses konten yang sesuai.

Fitur tersebut adalah SafeSearch di Google yang membantu menyaring konten eksplisit di hasil penelusuran baik gambar, video, dan situs web; hingga kontrol orang tua yang tersedia di YouTube Kids yang memungkinkan orang tua untuk hanya menampilkan video yang kamu setujui.

Selain itu ada juga Family Link yang memungkinkan orang tua untuk mengawasi waktu penggunaan perangkat dan membatasi akses harian, mengelola Akun Google mereka, dan memahami dengan lebih baik perilaku anak saat menjelajahi internet.

3. Jangan terjebak perangkap misinformasi

Kawan Puan, di dunia maya ada banyak sekali informasi dan pergantiannya sangat cepat.

Karena itulah kita sering mengalami misinformasi, tak terkecuali anak dan anggota keluarga yang lain.

Nah untuk mengatasi hal tersebut, Google mengabarkan beberapa hal yang bisa dilakukan agar tak terjebak misinformasi:

  • Memeriksa apakah gambar digunakan dalam konteks yang tepat, dengan cara mengklik kanan pada gambar atau foto dan pilih “Telusuri gambar ini di Google”.
  • Mencari lebih banyak sumber dan liputan berita dengan menggunakan mode berita atau telusuri topik berita di news.google.com.
  • Pastikan untuk mengklik "Liputan Lengkap" jika opsinya tersedia. ( Serambinews.com'> Serambinews.com/Firdha Ustin)
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved