Pingsan Dianiaya Oknum Polisi, Petugas Kebersihan di Palembang Lapor ke Propam, Kapolsek Membantah
Saat itulah korban mengaku dianiaya oknum polisi hingga pingsan dan harus dirawat di rumah sakit.
Petugas yang melihat kejadian itu, langsung membawa Aidil ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.
“Saat ditangkap dia mengakui mau membeli barang itu (narkoba). Tapi tidak jadi beli, dilakukan tes urine, urinenya positif".
"Dilakukan pemeriksaan, diborgol tangannya, tidak tahunya dia meloncat dari gedung pemeriksaan itu, untung tidak mati,” ungkap dia.
Hasil pemeriksaan polisi, urine Aidil dinyatakan positif menggunakan narkoba.
Sehingga, ia pun mempersilakan korban melaporkan anggota ke Bid Propam Polda Sumsel.
“Barang bukti memang tidak ada, tapi dia mengakui kalau sudah beli, di tes urine positif urinenya. Untung kita selamatkan bukan dianiaya".
"Berarti dia tidak tahu diri kita selamatkan, kalau tidak mati dia. Silahkan saja dia melapor, nanti dibuktikan,” ungkapnya.
Baca juga: Panwaslih Lhokseumawe Gelar Rakor, Beberkan Bentuk Ketidaknetralitas ASN Pada Pemilu 2019
Baca juga: Hasil Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022 – Tunggal Putra Keok usai Ginting Dibantai Viktor Axelsen
Baca juga: Pria Duda Ditangkap Hamili Siswi SMA, Pelaku Kabur Usai Korban Melahirkan Bayi, Ngaku Suka Sama Suka
Kompas.com: Petugas Kebersihan di Palembang Babak Belur Dipukuli Polisi Saat Ambil Gaji