Berita Banda Aceh
Banjir dan Longsor Landa Aceh, Warga Sapek Minta Dievakuasi
Hujan deras yang terjadi dalam dua hari terakhir menimbulkan sejumlah dampak di berbagai kabupaten/kota di Aceh, mulai dari permukiman tergenang air
“Pak Keuchik Sapek berharap ada satu boat karet untuk evakuasi membawa warga keluar,” kata Kapolres Aceh Jaya AKBP Yudi Wiyono melalui Kapolsek Jaya Ipda Koko Khadafi, Kamis malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Hingga pukul 22.00 WIB evakuasi belum dilakukan.
Baca juga: Masuki Musim Peralihan, BMKG Imbau Warga Waspada Potensi Banjir dan Tanah Longsor
Namun, Ipda Koko mengaku sudah menyiagakan satu unit boat evakuasi mengingat hujan masih turun di kawasan itu.
Tertutup material longsor
Dampak hujan lebat juga terjadi di ruas jalan nasional, tepatnya di kawasan Gleu U, Kecamatan Indra Jaya, Aceh Jaya.
Material longsor menutupi badan jalan pada Kamis (1/9/2022) sekitar pukul 16.000 WIB.
Hingga Kamis malam sekitar pukul 21.00 WIB, material longsor masih memenuhi badan jalan.
Arus lalu lintas pun terganggu, karena hanya bisa melintas satu arah.
Kalak BPBK Aceh Jaya Fajri menyebut, mereka sedang melakukan pembersihan.
Empat kecamatan berdampak BPBD Kabupaten Aceh Selatan, menyebut, ada empat kecamatan yang tergenang banjir, yakni Kecamatan Tapaktuan, Samadua, Pasie Raja, dan Kluet Tengah.
Di Kecamatan Tapaktuan, selain banjir, satu unit rumah warga di Gampong Hilir tertimbun longsor, sementara di Gampong Gunung Kerambil pohon tumbang menutup badan jalan nasional Blangpidie-Subulussalam.
Ambruk diterjang banjir
Satu unit rumah sekaligus kedai kopi milik Fauzan (45) yang terletak di lokasi objek wisata kawasan Air Dingin, Gampong Batee Tunggai, Kecamatan Samadua, dilaporkan ambruk dihantam banjir luapan.
Baca juga: Hati-Hati, Jalan di Depan SMKN 8 Lhokseumawe Longsor, Sudah 10 Tahun Rusak
Cuaca ekstrem memang mengakibatkan debit air sungai meluap dan mengalir deras.
Camat Samadua, Yusman kepada wartawan di lokasi kejadian menyebutkan, peristiwa ambruknya satu unit rumah sekaligus kedai kopi terjadi sekira pukul 10.00 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kondisi-jalan-nasional-yang-tertutup-material-longsor-di-aceh-jaya.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rumahnya-amblas.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jalan-nasional-di-kabupaten-aceh-jaya-tepatnya-di-lamno-banjir.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/warga-melintas-dijalan-yang-sudah-tergenang-banjir-luapan-sungai-di-kawasan-kecamatan-lhoong.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Banjir-di-Jaya-1-September.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/gampong-di-kecamatan-tapaktuan-kabupaten-aceh-selatan-terendam-banjir.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kondisi-banjir-di-beberapa-kecamatan-dalam-kabupaten-aceh-selatan-kamis-01092022.jpg)