Breaking News:

Berita Aceh Utara

Forum Pemuda Desak Kejari Aceh Utara Tuntaskan Usut Dugaan Korupsi Monumen Islam Samudera Pasai

Seperti diketahui, penyidik Kejari Aceh Utara meningkatkan status kasus dugaan korupsi pembangunan Monumen Islam Samudera Pasai dari penyelidikan ke p

Penulis: Jafaruddin | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Ketua Forum Pemuda Samudera (FPS) Aceh Utara, Misbahuddin Ilyas 

Seperti diketahui, penyidik Kejari Aceh Utara meningkatkan status kasus dugaan korupsi pembangunan Monumen Islam Samudera Pasai dari penyelidikan ke penyidikan pada Mei 2021. 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Forum Pemuda Samudera atau FPS Aceh Utara mendesak Kejaksaan Negeri atau  Kejari Aceh Utara menuntaskan pengusutan kasus dugaan korupsi pada proyek pembangunan Monumen Islam Samudera Pasai, Aceh Utara

Pasalnya, penyidik Kejari Aceh Utara sudah setahun tiga bulan menangani kasus tersebut. 

Namun, sampai sekarang belum ada perkembangan yang signifikan dalam kasus ini.  

Seperti diketahui, penyidik Kejari Aceh Utara meningkatkan status kasus dugaan korupsi pembangunan Monumen Islam Samudera Pasai dari penyelidikan ke penyidikan pada Mei 2021. 

Dalam kasus tersebut, jaksa sudah menetapkan lima tersangka, masing-masing FB Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), kemudian NL Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Selanjutnya PN selaku pengawas proyek, kemudian TR dan TM masing-masing selaku rekanan

Proyek pembangunan monumen di Desa Beuringen, Kecamatan Samudera, Aceh Utara menghabiskan anggaran Rp 48,8 miliar dari 2012-2017. 

Monumen Islam Samudera Pasai di Desa Beuringen, Kecamatan Samudera, Aceh Utara. Foto direkam Rabu (11/8/2021)
Monumen Islam Samudera Pasai di Desa Beuringen, Kecamatan Samudera, Aceh Utara. Foto direkam Rabu (11/8/2021) (SERAMBINEWS.COM/JAFARUDDIN)

Baca juga: Kejari Gandeng Auditor Hitung Kerugian Negara dalam Kasus Pembangunan Monumen Islam Samudera Pasai

“Pemuda meminta kepada Kajari Aceh Utara untuk dapat menargetkan kapan kasus tersebut akan diselesaikan,” ujar Ketua Forum Pemuda Samudera (FPS) Misbahuddin Ilyas dalam siaran pers kepada Serambinews.com, Senin (5/9/2022). 

Dengan demikian kasus tersebut dapat segera dilimpahkan ke pengadilan agar siapapun pelakunya dapat segera mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Menurut Ketua Forum Samudera, penetapan tersangka kasus korupsi Monumen Islam Samudera Pasai sudah satu tahun lebih. 

Namun hingga kini belum ada satupun tersangka yang disidangkan.  

“Kami terus memantau setiap perkembangan yang disampaikan oleh Kajari,” ujar Misbahuddin.

Baca juga: Begini Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Monumen Islam Samudera Pasai Selama Tujuh Bulan Penyidikan

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved