Breaking News:

Salam

Siapa Sanggup Hadang Kenaikan Harga-harga?

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mewanti-wanti pelaku usaha untuk tidak menjadikan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM)

Editor: bakri
For Serambinews.com
Kepala Kanwil I KPPU, Ridho Pamungkas 

KOMISI Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mewanti-wanti pelaku usaha untuk tidak menjadikan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi sebagai kedok menaikkan harga komoditas pangan dan komoditas lain secara tidak wajar.

"Untuk mencegah terjadinya lonjakan harga yang terbentuk karena perilaku kartel atau monopoli, KPPU akan mengawasi tata niaga barang dan jasa.

Terlebih untuk kelompok jenis barang dan jasa yang produsennya menjadi kelompok yang menguasai barang dan jasa di pasar," tulis Kepala Kanwil I KPPU, Ridho Pamungkas.

KPPU akan menghitung-hitung harga produk barang dan jasa untuk menilai apakah peningkatan harga barang dan jasa yang dijual sebanding dengan kenaikan harga BBM atau biaya transportasi.

Sehingga akan ada indikasi awal yang bisa dijadikan patokan untuk menelusuri dugan-dugaan praktik kartel dalam menentukan harga barang dan jasa setelah kenaikan harga BBM itu sendiri.

KPPU juga akan ikut mengkaji penyederhanaan rantai pasok dan jalur distribusi bahan pokok sehingga dapat menahan laju inflasi.

"Pemerintah juga dapat mengantisipasi kenaikan harga pangan dengan mengalihkan subsidi atau insentif lain pada angkutan distribusi bahan pangan," ujarnya.

Kita mengapresiasi langkah yang akan ditempuh KPPU dalam rangka mencegah kenaikan harga-harga bahan kebutuhan masyarakat akibat kenaikan harga BBM.

Namun, kita ingin mengatakan bahwa KPPU takkan sanggup menghadang kenaikan harga-harga itu.

Apalagi, kebijakan “latah” penaikan harga itu dilakukan secara “suka-suka” oleh pedagang, agen, distributor, dan produsen tanpa melalui hitung-hitungan yang logis dan ekonomis.

Baca juga: Harga BBM Naik, Harga Kebutuhan Meroket

Baca juga: Kenaikan Harga BBM Tekan Daya Beli Masyarakat

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved