Jurnalisme Warga

Saat Dosen UUI Melatih SIMDesa di Klieng Meuria

Reportase ini berkisah tentang pengabdian dosen-dosen Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) kepada masyarakat di Desa Klieng Meuria

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
LISNAWATI, S.E., M.M., Dosen Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) Banda Aceh dan pemenang hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Stimulus, melaporkan dari Desa Klieng Muria, Aceh Besar 

OLEH LISNAWATI, S.E., M.M., Dosen Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) Banda Aceh dan pemenang hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Stimulus, melaporkan dari Desa Klieng Muria, Aceh Besar

Reportase ini berkisah tentang pengabdian dosen-dosen Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) kepada masyarakat di Desa Klieng Meuria, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.

Pengabdian kami lakukan Agustus lalu dalam bentuk workshop, tepatnya Workshop Sistem Informasi Manajemen Desa (SIMDesa): Pelatihan Teknologi Informasi Desa Berkelanjutan di Gampong Klieng Meuria.

Sebagai Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Dosen UUI, saya dibantu dua anggota tim yang kompak dan sangat kooperatif, yakni Mahendar Dwi Payana MT dan Soraya Lestari MSi.

Sebagai dosen, kegiatan workshop ini bermanfaat bagi kami sebagai sistem pendukung dalam proses kinerja keseharian dosen dan tridarma perguruan tinggi.

Tidak hanya dosen, mahasiswa UUI Jurusan Manajemen dan Teknik Informatika juga ikut serta dalam kegiatan ini.

Termasuk aparatur desa beserta masyarakat setempat.

Workshop ini dilaksanakan karena pertimbangan bahwa manajemen yang baik sangatlah penting untuk membantu desa agar tumbuh menjadi desa mandiri secara berkelanjutan.

Para dosen UII yang hadir memberikan pelatihan sistem informasi kepada perangkat dan masyarakat Gampong Klieng Meuria.

Baca juga: Warek III Universitas Ubudiyah Indonesia Lantik Pengurus BEM Fakultas Sains dan Teknologi

Baca juga: Yayasan Ubudiyah Serahkan 30 Tempat Tidur Pasien dan Alat Kesehatan untuk RS Meuraxa, Ini Tujuannya

Instansi pemerintahan di gampong ini memerlukan adanya penerapan teknologi informasi pada pemerintah desa agar dapat mempercepat alur proses administrasi desa sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga.

Keterlibatan saya dan sahabat lainnya dalam kegiatan ini adalah untuk membangun desa dari segi teknologi.

Desa harus melek teknologi dan mengadopsi teknologi yang dapat digunakan oleh desa untuk mempermudah pekerjaan aparatur desa, mengoptimalkan pelayanan terhadap kebutuhan administrasi masyarakat, juga tersajinya informasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ada di desa.

Terlebih karena, banyak desa di Aceh yang masih mengarsipkan data secara manual sehingga penyimpanan dan manajemen data di desa tersebut tidak efektif lantaran data yang tersimpan pada media kertas rentan hilang, basah, atau koyak, juga membutuhkan ruang penyimpanan.

SIMDesa ini bertujuan untuk menjadikan desa lebih aktif, kantor desa menjadi lebih efisien.

Seiring dengan itu, pemerintah desa menjadi lebih transparan dan layanan publik lebih baik dan lebih akuntabel, serta warga sekitar lebih aktif berpartisispasi dalam proses pembangunan desa.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved