Perang Rusia Ukraina

Warga di Perbatasan Rusia Bersiap Hadapi Militer Ukraina, Nelayan dan Pemburu Kini Jadi Tentara

Seorang wanita yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, mereka takut militer Ukraina akan menginvasi kota mereka.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Juan BARRETO / AFP
Tentara Ukraina duduk di atas tank di Izyum, Wilayah Kharkiv, Ukraina timur pada 14 September 2022, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. 

Di mana pasukan merebut kembali ribuan mil persegi wilayah dari Rusia, termasuk wilayah Kharkiv, dekat Belgorod.

Pasukan Rusia Lari dari Ukarina

Pasukan Ukraina melakukan serangan balasan secepat kilat di timur laut dekat Kharkiv.

Serangan itu membuat pasukan Rusia dengan cepat melarikan diri dari posisi mereka saat militer Ukraina membebaskan wilayah yang sebelumnya diduduki.

Pasukan Rusia yang baru-baru ini melarikan diri dari garis depan, dan meninggalkan begitu banyak persenjataan dan amunisi.

Ukraina telah berjuang untuk menangani semuanya, kata seorang tentara Ukraina yang tidak disebutkan namanya dari unit intelijen.

“Mereka meninggalkan sejumlah besar kendaraan dan amunisi. Kami tidak dapat memindahkan atau mengevakuasi semuanya ke belakang kami,” kata seorang komandan Ukraina, yang tanda panggilannya adalah Birdie.

Baca juga: Terancam Krisis Energi, Jerman Ambil Alih Paksa Kilang Milik Rusia di Negaranya

Kementerian pertahanan Ukraina memposting tweet pada hari Minggu dengan video yang dimaksudkan untuk menunjukkan sejumlah kendaraan militer Rusia yang ditinggalkan.

Dalam video itu, keterangannya berbunyi: "Semua orang mendapat tank. Ada cukup tank untuk semua orang. Bonus yang luar biasa." 

"Rusia berusaha mempertahankan statusnya sebagai pemasok peralatan militer terbesar untuk tentara Ukraina,

dan bahkan untuk meningkatkan statusnya, mengetahui bahwa pinjam-sewa akan segera berlaku. #UAarmy menyukai amunisi trofinya," tulis tweet itu.

Selama dua minggu terakhir, pasukan Ukraina telah meluncurkan serangan balasan di wilayah timur laut dan selatan negara itu dalam upaya untuk merebut kembali wilayah yang diduduki pasukan Rusia.

Intelijen Inggris mengatakan pada hari Senin bahwa kemajuan Ukraina telah memaksa Rusia untuk menarik pasukan dari sebagian besar wilayah timur laut Kharkiv.

Dalam melarikan diri dari posisi mereka, pasukan Rusia dilaporkan mengenakan pakaian sipil untuk menghindari penangkapan saat mereka lari dari garis depan.

Bahkan, pasukan mencuri sepeda dan kendaraan dari penduduk setempat sehingga mereka dapat menghindari drone Ukraina

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved