Breaking News:

Berita Bireuen

Kasus Perampokan Uang Dayah MUDI, Satu Tersangka Bersama Duit Rp 610 Juta Diantar ke Bener Meriah

Setelah menjalani pemeriksaan awal, satu tersangka kasus perampokan uang operasional Dayah MUDI Samalanga, Bireuen diantar ke Polres Bener Meriah

Editor: bakri
Dok Polisi
Satu tersangka kasus perampokan uang operasional Dayah MUDI Samalanga dibawa ke Bener Meriah (duduk). 

Setelah menjalani pemeriksaan awal, satu tersangka kasus perampokan uang operasional Dayah MUDI Samalanga, Bireuen diantar ke Polres Bener Meriah.

Sebagaimana diketahui, aksi perampokan itu dilakukan pada Rabu (22/6/2022).

Sementara para tersangka ditangkap Selasa (13/9/2022) dalam perjalanan ke Palembang, Sumatera Selatan.

Tersangka yang diantar berinisial Roj (40) warga Palembang, Sumatera Selatan pada Jumat (16/9/2022) malam.

Selain tersangka, barang bukti uang sebesar Rp 610 juta serta satu unit sepeda motor ikut dibawa ke Bener Meriah.

Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH melalui Kasat Reskrim, AKP Arief Sukmo Wibowo SIK kepada Serambi, Senin (19/9/2022), mengatakan, tersangka Roj selain melakukan perampokan uang MUDI Samalanga, ternyata juga terlibat perampokan di Samarkilang Pondok Baru, Kampung Purwosari, Kecamatan Bandar, Bener Meriah, Senin (12/9/2022).

Kerugian yang dialami korban Rp 700 juta.

Setelah pemeriksaan awal di Mapolres Bireuen, maka tersangka harus diantar ke Bener Meriah untuk penyelidikan kasus perampokan di Samarkilang Pondok Baru, Kampung Pouwosari, Kecamatan Bandar.

“Uang Rp 610 juta menurut pengakuan mereka hasil merampok di Bener Meriah, serta satu sepeda motor sudah kami serahkan ke Bener Meriah untuk menjalani pemeriksaan di sana,” ujarnya.

Baca juga: Polres Bireuen Buru Tersangka Lain Kasus Perampokan Uang Dayah MUDI

Baca juga: Polres Bireuen Buru Tersangka Lain Kasus Perampokan Uang Dayah MUDI

Setelah selesai diperiksa dan dilakukan pengembangan lebih lanjut, tim Polres Bener Meriah akan mengembalikan lagi tersangka ke Bireuen untuk menjalani pemeriksaan di Bireuen.

Sedangkan tiga tersangka lainnya mulai menjalani pemeriksaan di Mapolres Bireuen, termasuk mencocokkan dengan berbagai laporan korban perampokan mulai dari tahun 2020, 2021 dan 2022.

Kasat Reskrim menambahkan, selain pemeriksaan terhadap mereka, tim juga melakukan pengembangan dan mencari tersangka lainnya yang diduga terlibat dalam kasus perampokan uang MUDI, dan kasus perampokan lain di wilayah hukum Polres Bireuen. (yus)

Baca juga: Polres Bireuen Buru Tersangka Lainnya, Kasus Perampokan Uang Dayah MUDI Samalanga

Baca juga: Perampok Uang Dayah Mudi Samalanga Berasal dari Palembang, Ternyata Sudah Beraksi di Aceh Sejak 2020

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved