Breaking News:

Opini

Tren Kematian di Jalan Raya

Rifandi adalah korban insiden maut dengan bus Sempati Star di Gampong Kupula Tanjong, Kecamatan Padang Tiji, Pidie Provinsi Aceh

Editor: bakri
Tren Kematian di Jalan Raya
FOR SERAMBINEWS.COM
MARDIN M NUR, Dosen MPI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry

OLEH MARDIN M NUR, Dosen MPI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry

SEKITAR dua bulan yang lalu, saya dan beberapa dosen UIN Ar-Raniry lainnya mendatangi rumah almarhum Rifandi di Tangse Pidie.

Kesedihan mendalam sangat terlihat di wajah ibundanya.

Abangnya memilih tidak kuliah demi membiayai Rifandi, adik semata wayang.

Saat kejadian, Rifandi berangkat ke Banda Aceh untuk mendaftarkan sidang skripsinya.

Rifandi adalah korban insiden maut dengan bus Sempati Star di Gampong Kupula Tanjong, Kecamatan Padang Tiji, Pidie Provinsi Aceh, Selasa (12/7/22) sekitar 22.00 WIB.

Dalam lakalantas itu, dua mahasiswa M Hafidhaullah (23) warga Gampong Pulo Mesjid I yang berboncengan dengan Rifandi (23) warga Gampong Pulo Sehtera, Kecamatan Tangse meninggal (Serambi, 13/7/22).

Kisah menyedihkan di atas terjadi pada setiap kecelakaan yang berbuntut pada kematian.

Berbagai bentuk dan jenis kisah menyedihkan yang menguras air mata, tidak henti kita dengarkan setiap kecelakaan maut terjadi.

Konon lagi pada puncak arus mudik dan balik lebaran.Tren kecelakaan meningkat.

Baca juga: Kecelakaan Nelayan di Laut Kerap Terjadi, 500 Orang Nelayan Aceh Barat tak Miliki Asuransi

Baca juga: Badan Jalan Amblas, Warga Kerap Alami Kecelakaan Lalu Lintas

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved