Breaking News:

Berita Langsa

Polisi Ringkus Komplotan Penipu dan Penadah di Langsa, Libatkan 3 IRT dan 1 Pria

Kapolsek menambahkan, kronologis kejadian berawal korban Dede Ardita menggadaikan sepmor miliknya kepada tersangka AG senilai Rp 1 juta.

Penulis: Zubir | Editor: Nurul Hayati
FOR SERAMBINEWS.COM
Tiga wanita dan satu pria ditangkap - Opsnal Unit Reskrim Polsek Langsa Barat Polres Langsa berhasil mengungkap kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan dan atau pertolongan jahat (penadah) dan disita BB 1 unit sepmor Yamaha Lexi warna hitam nopol BL 5159 FAC 

Kapolsek menambahkan, kronologis kejadian berawal korban Dede Ardita menggadaikan sepmor miliknya kepada tersangka AG senilai Rp 1 juta.

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Opsnal Unit Reskrim Polsek Langsa Barat Polres Langsa berhasil mengungkap kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan dan atau pertolongan jahat (penadah) dan menyita BB 1 unit sepmor Yamaha Lexi warna hitam nopol BL 5159 FAC. 

Dalam kasus itu, petugas mengamankan 4 tersangka yaitu AG (45) IRT dan IM (48) IRT, keduanya beralamat Gampong Paya Bujok Seulemak, Kecamatan Langsa Baro.

Lalu, SB (55) IRT Gampong Paya Bujok Seulemak, Kecamatan Langsa Baro, MZ (52) alamat Gampung Teulaga Meuku Dua, Kecamatan Banda Mulia, Aceh Tamiang.

Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH SIK MH, melalui Kapolsek Langsa Barat, AKP Lilik Herwanto SH, Selasa (27/9/2022), menyebutkan, saat ini 4 tersangka diamankan di sel tahanan Mapolsek Langsa Barat.

Menurut Kapolsek Langsa Barat, awalnya tanggal 22 September 2022 sekira pukul 16.00 WIB, Opsnal Unit Reskrim Polsek Langsa Barat menangkap tersangka AG dan IM di depan Suzuya Mall Gampong Paya Bujok Seleumak.

Hasil pengembangan dari kedua tersangka itu, petugas kembali berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka SB dan MZ di Simpang Pahlawan Gampong Tualang Baru, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang.

Dari tersangka SB dan MZ diamankan barang bukti (BB) 1 unit sepeda motor Yamaha Lexi warna hitam nopol BL 5159 FAC yang disimpan di rumah tersangka MZ.

Baca juga: Curi HP dan Laptop, Komplotan Residivis Ditangkap di Rumahnya di Kawasan Meuraxa dan Darussalam

"Pada hari itu juga keempat tersangka beserta BB dibawa ke Mapolsek Langsa Barat guna untuk dilakukan pengusutan lebih lanjut," ujarnya AKP Lilik.

Kapolsek menambahkan, kronologis kejadian berawal korban Dede Ardita menggadaikan sepmor miliknya kepada tersangka AG senilai Rp 1 juta.

Waktu itu korban Dede Ardita membuat perjanjian dengan tersangka AG akan menebus 3 hari kemudian.

Karena korban tidak menebusnya disaat jatuh tempo, tersangka AG melalui rersangka IM menggadaikan atau mengalihkan sepmor korban itu kepada tersangka SB seharga Rp 3 juta.

Lalu tersangka SB dan IM kembali mengadaikan sepmor tersebut kepada K seharga Rp 4.000.000, da selanjutnya tersangka SB dan IM menebus gadai tersebut kepada K

Selanjutnya SB dan IM kembali mengalihkan atau menggadaikan sepmor koban itu kepada tersangka MZ di Telaga Meuku seharga Rp 4.500.000.

Sehingga saat korban hendak menebus sepmornya itu pada mereka, sepmor sudah tidak ada lagi karena sudah berpindah tangan. (*)

Baca juga: Polisi Bekuk Penadah Barang Curian dari Komplotan Perampas Handphone di Langsa

 
 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved