Breaking News:

Info Singkil

Ini 4 Objek Wisata Paling Hits di Singkil Utara, Dikelola BUMDes Hingga Ada yang Sudah Sumbang PAD

Selain sebagai pusat pemerintahan, Singkil Utara, juga menyediakan objek wisata. Setidaknya ada empat objek wisata paling hits di Singkil Utara. 

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Lokasi berswa foto di ekowisata Hutan Manggrove Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bina Cita Kreasi Gosong Telaga Selatan 

Anak Laut merupakan objek wisata yang menawarkan keindahan alam terutama di muara berupa pulau mini yang terbentuk akibat fenomena alam. 

Di Anak Laut juga, wisatawan bisa menikmati mancing serta kuliner yang disediakan pengelola pondok wisata. 

Dari sekian banyak pondok wisata, setidaknya ada dua yang selalu jadi buruan, yaitu Cafe Kiniko dan Kiniko Dua, dua rumah makan itu dikenal menyediakan seafood dengan sambal khas. 

Selain itu, di Anak Laut ada objek wisata Danau Anak Laut Indah (Dalih) yang dikelola BUMDes Gosong Telaga Barat. 

Dalih menawarkan wisata kuliner, mancing, banana boat, bebek air dan pondok apung. Danau Anak Laut, juga masuk nominasi dalam lomba desa wisata Nusantara yang diselenggarakan Kementerian Desa.

3. Ekowisata Pulo Tabek

Pintu gerbang masuk ekowisata hutan mangrove Pulo Tabek, Singkil Utara, Aceh Singkil. Foto direkam beberapa waktu lalu.
Pintu gerbang masuk ekowisata hutan mangrove Pulo Tabek, Singkil Utara, Aceh Singkil. Foto direkam beberapa waktu lalu. (SERAMBI/DEDE ROSADI)

Baca juga: Mangrove Park Sayeung yang Memesona

Objek wisata ini berupa hutan manggrove yang didesain modern, namun tetap pertahankan kesan alami.

Jalur pejalan kaki memasuki rimbun hutan manggrove umpamanya, menggunakan besi, yang dicat hijau agar memberikan kesan natural.

Pintu masuk menuju lokasi dari pinggir pantai Cemara Gosong Telaga, sehingga pengunjung bisa langsung masuk untuk merasakan sensasi berada di tengah hutan mangrove.

Ekowisata hutan mangrove Pulo Tabek, dikelola kelompok pemuda setempat. 

Awalnya dikembangkan para pemuda, hingga akhirnya mendapat sokongan dari Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang, Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada akhir tahun 2020.

4. Ekowisata Hutan Manggrove BUMDes Gosong Telaga Selatan

Jalur pejalan kaki menjadi objek berfoto di ekowisata hutan mangrove yang dikelola Badan Usaha Milik Kampong (BUMK) Bina Cita Kreasi Gosong Telaga Selatan, Kecamatan Singkil Utara, Aceh Singkil, Minggu (10/1/2021).
Jalur pejalan kaki menjadi objek berfoto di ekowisata hutan mangrove yang dikelola Badan Usaha Milik Kampong (BUMK) Bina Cita Kreasi Gosong Telaga Selatan, Kecamatan Singkil Utara, Aceh Singkil, Minggu (10/1/2021). (Serambinews.com)

Baca juga: Arab Saudi Gencarkan Penanaman Mangrove di Seluruh Kawasan Pesisir

Objek wisata ini  dikelola Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes Bina Cita Kreasi Gosong Telaga Selatan. Pengunjung yang datang terlebih dahulu naik perahu untuk masuk ke lokasi. 

Jalur petualangan masuk hutan mangrove didesain alami menggunakan kayu. 

Di jalur pejalan kaki juga telah disediakan lokasi berswa foto. Sambil berjalan di antara rimbun pohon mangrove wisatawan bisa melihat warga sedang mencari kepiting dan kerang. 

Di dalam juga disediakan pondok peristirahatan dan kantin yang menyediakan makanan ringan.

Pintu masuk ekowisata hutan manggrove ini melalui pintu masuk Pantai Cemara Indah. Selanjutnya belok ke kanan. (*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved