Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

RSUD Aceh Tamiang Sediakan 8 Kamar Rehabilitasi Korban Narkotika, Penyembuhan Melalui 3 Fase

Konsep penyembuhan di Bale Rehabilitasi Adhyaksa dilakukan tiga fase dengan pengawasan ketat tim medis.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Direktur RSUD Aceh Tamiang, Andika Putra disaksikan Kajari Agung Ardyanto memakaikan baju rehabilitasi kepada tersangka penyalahgunaan narkotika yang akan menjalani perawatan di Bale Rehabilitasi Adhyaksa, Kamis (29/9/2022) 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Bale Rehabilitasi Adhyaksa Tamiang mulai difungsikan seiring masuknya empat tersangka penyalahgunaan narkoba pada Kamis (29/9/2022). Keempatnya yakni, JY, MDA, RM, MH yang sebelumnya ditangkap Unit Reskrim Polsek Karangbaru.

Direktur RSUD Aceh Tamiang, Andika Putra menyebut pihaknya telah menyiapkan delapan kamar untuk untuk dijadikan Bale Rehabilitasi Adhyaksa. Masing-masing kamar disediakan dua tempat tidur dan kamar mandi dengan kondisi baik.

“Untuk menghindari kejadian buruk, kami akan mengawasi setiap barang yang dibawa penjenguk,” kata Andika.

Andika menjelaskan konsep penyembuhan di Bale Rehabilitasi Adhyaksa dilakukan tiga fase. Masing-masing fase berdurasi tujuh hari hingga enam bulan dengan pengawasan ketat tim medis.

Fase pertama dijelaskan Andika merupakan medical psikiatric evaluation (MPE), yakni tersangka yang dikirim jaksa harus terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kejiwaan. Evaluasi ini membutuhkan waktu antara 7 hingga 21 hari.

“Selama MPE, pasien atau yang disebut jaksa sebagai tersangka wajib di dalam ruangan. Waktunya bervariasi, antara tujuh sampai 21 hari,” kata Andika, Kamis (29/9/2022).

Selesai fase pertama, tersangka langsung menjalani perawatan lanjutan yang merpakan fase kedua. Pada tahap ini, tersangka dipertimbangkan bisa menjalani perawatan inap ataupun jalan. Dibutuhkan tiga hingga enam bulan.

“Selanjutnya fase ketiga berupa pasca rehabuilitasi, di sini kami menggandeng Dinas Sosial dan BNN. Jadi nanti ada program pemberdayaan,” terang Andika.

Kajari Aceh Tamiang, Agung Ardyanto menjelaskan keempat tersangka merupakan penghuni pertama yang menjalani rehabilitasi di Bale Rehabilitasi Adhyaksa Aceh Tamiang sejak diresmikan Kajati Aceh pada 27 Juli lalu. Keempatnya berhak mendapatkan layanan ini setelah jaksa lebih mengedepankan fungsi restorative justice dalam menangani kasus ini.

“Dalam hal ini kami mengedepankan restorative justice, tidak lagi proses peradilan,” kata Agung.

Begitupun, Agung menekankan restorative justice ini harus melalui assesmen dari penyidik kepolisian dan pemeriksaan tim medis psikiatri. Penilaian tim medis ini juga yang menjadi rujukan jangka waktu para tersangka berhak menjalani rehabilitasi.

“Ini sudah teknis, sudah bagian dari tim medis, kami serahkan penilaiannya kepada tim psikiatri,” kata Agung.

Agung berjanji pihaknya akan menghentikan proses hukum bila keempat tersangka dinyatakan berlaku baik dan berhasil sembuh. Namun sebaliknya, keempat tersangka akan langsung diajukan ke pengadilan bila selama menjalani perawatan melakukan tindakan terlarang.

“Dan perlu diingat, ini hanya berlaku satu kali. Artinya kalau setelah ini mengulangi lagi, jangan harap mendapat restorative justice, langsung diadili,” tegas Agung.

Lebih jauh dia menambahkan restorative justice ini memiliki beberapa manfaat positif. Hal pertama kata dia, program ini bisa mencegah tersangka terlibat lebih jauh dari sindikat narkoba. Bukan bermaksud menyalahkan sistem di LP, Agung menilai ada kecenderungan pelaku yang awalnya hanya pemakai, berubah menjadi pengedar usai menjalani hukuman.

Selain itu, program ini juga bagian dari membantu mengatasi persoalan overkapasitas penjara. Sebagai contoh, LP Kualasimpang saat ini dihuni lebih 500 warga binaan, sedangkan kapasitas hanya 100 orang.

“Pemakai narkoba ini sebenarnya korban, ini cara kita menolong mereka terhindar dari pergaulan yang bisa menjadikan mereka sebagai pelaku,” kata Agung.(*)

Baca juga: VIDEO Beredar Video Sel Mewah Ferdy Sambo, Ini Kata Divisi Humas Polri

Baca juga: VIDEO Kekasih Brigadir J Vera Simanjuntak Akhirnya Muncul ke Publik

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved