Internasional
Warga Arab Mulai Rasakan Dampak Perubahan Iklim, Air Sudah Menjadi Masalah Utama
Orang-orang Arab percaya ancaman perubahan iklim terhadap sumber daya air sudah mulai dirasakan warga.
SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Orang-orang Arab percaya ancaman perubahan iklim terhadap sumber daya air sudah mulai dirasakan warga.
Bahkan, sudah menjadi masalah lingkungan terbesar yang dihadapi kawasan dan masyarakatnya.
Temuan kunci dari laporan Barometer Arab terbaru tentang sikap di 12 negara Arab tentang lingkungan, yang diterbitkan pada Kamis (6/10/2022).
Barometer Arab, jaringan penelitian yang mengumpulkan pendapat dan menawarkan wawasan tentang sikap sosial, politik, dan ekonomi warga di seluruh wilayah.
Survei terbarunya tentang lingkungan menemukan mayoritas orang yang disurvei prihatin dengan ketersediaan air minum, polusi sumber air, dan kualitas udara di komunitas mereka.
Tunisia memiliki proporsi penduduk tertinggi yang menganggap ketersediaan dan kualitas air sebagai tantangan lingkungan terbesar yang dihadapi negara mereka, sebesar 60 persen.
Baca juga: Uni Emirat Arab Kirim 1.000 Ton Bantuan ke Somalia, Sasar 2,5 Juta Warga Terdampak Kekeringan
Diikuti oleh Aljazair dengan 50 persen, dan Irak, Palestina, dan Libya dengan 47 persen.
Temuan ini merupakan bagian dari jajak pendapat putaran ketujuh oleh Barometer Arab, seperti dilansir Arab News, Jumat (7/10/2022).
Dimana, telah melacak pandangan orang-orang di Timur Tengah dan Afrika Utara sejak 2006.
Ini menggambarkan dirinya sebagai survei terbesar yang tersedia untuk umum tentang pendapat dan sikap warga di seluruh dunia. wilayah.
Untuk laporan terbarunya, ia mewawancarai 26.000 warga dari Oktober 2021 sampai Juli 2022 di 12 negara yang mewakili sekitar 80 persen dunia Arab.
Aljazair, Tunisia, Libya, Maroko, Mauritania, Yordania, Lebanon, Palestina, Irak, Mesir, Sudan dan Kuwait.
Selain lingkungan, bagian lain dari survei tersebut mencakup isu-isu politik, sosial dan ekonomi.
Baca juga: Kekeringan Parah Landa Eropa, Panas Ekstrem Berminggu-minggu
Isu-isu yang terkait dengan pengelolaan limbah menempati urutan kedua di antara isu-isu lingkungan utama yang paling dikhawatirkan oleh masyarakat di wilayah tersebut.
Daur ulang sudah menjadi kegiatan perlindungan lingkungan yang penting di banyak negara.
Survei menemukan bahwa banyak orang di wilayah tersebut telah mendaur ulang limbah mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Danau-Kering-di-Timur-Tengah.jpg)