Senin, 13 April 2026

Cahaya Aceh

Ragam Atraksi Meriahkan Khazanah Peyasan Nanggroe di Bandung

Mengangkat tema 'keberagaman Indonesia melalui estetika seni budaya', Khazanah Peyasan Nanggroe di Bandung akan menampilkan berbagai persembahan seni

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Sejumlah atraksi seni dan budaya memeriahkan Event Khazanah Peyasan Nanggroe, Senin (10/10/2022) malam di Gedung Sunan Ambu, Kompleks ISBI Bandung. 

Mengangkat tema 'keberagaman Indonesia melalui estetika seni budaya', Khazanah Peyasan Nanggroe di Bandung akan menampilkan berbagai persembahan seni dan budaya dari Aceh.

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Sejumlah atraksi seni dan budaya memeriahkan Event Khazanah Peyasan Nanggroe,  Senin (10/10/2022) malam di Gedung Sunan Ambu, Kompleks ISBI Bandung.

Sejumlah seniman dan talent tampil memukau penonton yang memenuhi Gedung Sunan Ambu.

Kegiatan itu, dilaksanakan dalam rangka memperkenalkan budaya Aceh dan menarik minat wisatawan ke Aceh.

Even Khazanah Peyasan Nanggroe diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh.

Mengangkat tema 'keberagaman Indonesia melalui estetika seni budaya', Khazanah Peyasan Nanggroe di Bandung akan menampilkan berbagai persembahan seni dan budaya dari Aceh.

Grup seni atau talent yang akan tampil dalam ajang tersebut yaitu ISBI Aceh, Palanta Line Art, Raga Bali Bandung, Manshur Angklung, Group Tari Ketuk Tilu, Musik Gamelan Ajeng, dan penampilan Kolaborasi ISBI Aceh – ISBI Bandung.

Kepala Disbudpar Aceh, Almuniza Kamal melalui Kabid Bahasa dan Seni, Nurlaila Hamjah mengatakan, kegiatan Pentas seni bertajuk Khazanah Peyasan Nanggroe dilaksanakan sebagai salah satu media promosi potensi Aceh, baik dari sisi kebudayaan maupun kepariwisataan.

Baca juga: Disbudpar Aceh Diskusikan Seni Budaya dalam Pandangan Islam, Ini Rekomendasi kepada Pemerintah

Katanya, ajang itu juga mempromosikan Aceh seperti panorama alam, sejarah,  kuliner dan lain-lain.

Nurlaila menambahkan, diselenggarakannya pentas seni Khazanah Peyasan Nanggroe untuk menjalin komunikasi antar seniman Aceh dan seniman Bandung.

Serta membangun interaksi seni dalam keberagaman tradisi, sebagai bukti kejayaan peradaban kebudayaan Indonesia.

Katanya, melalui pertunjukan ini masing-masing dapat memperkenalkan karya terbaik kepada khalayak, karena dibalik sebuah karya seni tersirat banyak cerita tentang daerahnya.

“Jadi lewat pertunjukan sebenarnya kita selalu melakukan promosi dan publikasi Aceh,” ujarnya.

Melalui pentas seni ini, Aceh mengajak warga Bandung dalam berbagai kesempatan untuk berkunjung ke Aceh. (*) 

Baca juga: Konser Musik Tidak Perlu Dilakukan di Aceh, Ini Saran Seni dari Ketua MPU Aceh Tengku H Faisal Ali

 

 
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved