Breaking News:

Berita Banda Aceh

Disbudpar Aceh Diskusikan Seni Budaya dalam Pandangan Islam, Ini Rekomendasi kepada Pemerintah

Oleh karena itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh atau Disbudpar Aceh menggelar Diskusi publik bertema ‘Seni-Budaya Dalam Pandangan Islam’

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Kepala Disbudpar Aceh, Almuniza Kamal 

Oleh karena itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh atau Disbudpar Aceh menggelar Diskusi publik bertema ‘Seni-Budaya Dalam Pandangan Islam’

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pegiat karya kreatif, para seniman, pelaku seni, dan sektor pendukung pertunjukan terus berkembang dan tumbuh seiring dinamisnya perkembangan sosial kemasyarakatan.

Tentu saja mereka memerlukan ruang gerak yang kondusif untuk beraktivitas dan berkarya dalam bingkai kearifan lokal.

Oleh karena itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh atau Disbudpar Aceh menggelar Diskusi publik bertema ‘Seni-Budaya Dalam Pandangan Islam’

Diskusi ini berlangsung di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Selasa (27/9/2022).

Diskusi ini diakhiri dengan penyerahan rekomendasi dan dilanjut dengan pertunjukan kesenian.

Baca juga: Fatwa MPU Aceh Tentang Seni Budaya Dan Hiburan Lainnya Dalam Pandangan Syariat Islam

Dalam diskusi tersebut, pemateri yang hadir Wakil Ketua MPU Aceh, DR Tgk Muhammad Hatta dengan judul makalahnya Seni Budaya Dalam Perspektif Hukum Islam.

Kemudian H Muhammad Nazar, Wagub Aceh 2007 – 2012, Pengamat dan Pemerhati Budaya dengan judul makalahnya Peran Seni-Budaya Dalam Pemajuan Pembangunan.

Selanjutnya, Prof DR Syamsul Rizal, M.Ag, Guru Besar UIN Ar-Raniry dengan judul makalahnya Harmonisasi Antara Seni-Budaya dan Penerapan Syariat Islam di Aceh.

Kemudian Tgk Muslim At-Thairi, Ketua Ormas Islam IMAM Aceh dengan makalahnya Seni-Budaya dalam Perspekstif Ormas Islam (IMAM) Aceh.

Berikutnya Tgk Masrul Aidil bin Muhammad Ismy,Lc, Pimpinan Dayah Babul Maghrifah, dengan judul makalahnya Seni-Budaya Dalam Perspektif Tasawuf.

Sedangkan moderator diskusi ini, Prof DR Mohd Harun, M,Pd.

Baca juga: ‘Anak Laki-laki Harus Bisa Tari Saman’, Wabup Buka Festival Seni Budaya Gayo

Diskusi Publik yang diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan masyarakat, baik secara ofline dan online tersebut, berlangsung sukses. 

Selain itu, juga menghasilkan beberapa poin rekomendasi penting untuk ditindaklanjuti oleh pemangku kepentingan terkait demi keberlangsungan pembangunganan bidang Seni-Budaya di Aceh.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved