Pembunuhan Brigadir J
Hendra Kurniawan Bertanya Ada Peristiwa Apa Bang? Ferdy Sambo: Ada Pelecehan Terhadap Mbakmu
Hendra kemudian menanyakan soal pelecehan apa yang terjadi kepada Putri. Dalam cuplikan dakwaan, Benny Ali sudah bertemu dan mendengar langsung soal p
SERAMBINEWS.COM - Saat Hendra Kurniawan sampai rumah dinas Duren Tiga, Jakarta, 8 Juli 2022, Ferdy Sambo menceritakan soal kejadian baku tembak antara Bharada E atau Richard Eliezer dan Brigadir J, sehingga membuat Brigadir J tewas.
Baku tembak itu, menurut Sambo, terjadi karena Brigadir J melecehkan Putri Candrawathi (istri Ferdy Sambo).
“Hendra Kurniawan bertanya kepada saksi Ferdy Sambo, ‘ada peristiwa apa Bang...’, dijawab oleh saksi Ferdy Sambo, ‘ada pelecehan terhadap Mbakmu’.”
Hal ini tertuang dalam cuplikan dakwaan Hendra Kurniawan di situs PN Jaksel. Kompas.com sudah mendapat izin Humas PN Jaksel Djuyamto untuk mengutipnya pada Jumat (14/10/2022).
• Beredar Surat Dakwaan Ferdy Sambo Sebelum Sidang Perdana, Ini Kata PN Jakarta Selatan
Setelah selesai mendapat informasi dari Sambo, Hendra menindaklanjutinya dengan menemui Karo Provos Divisi Propam Polri Benny Ali yang telah datang terlebih duhulu sebelum Maghrib di tempat kejadian bersama-sama dengan Kabag Gakkum Ro Provos Divpropam Polri Susanto.
Hendra kemudian menanyakan soal pelecehan apa yang terjadi kepada Putri. Dalam cuplikan dakwaan, Benny Ali sudah bertemu dan mendengar langsung soal pelecehan dari Putri Candrawathi.
Dalam dakwaan, Benny menceritakan kepada Hendra bahwa, saat Putri sedang beristirahat di dalam kamarnya dengan menggunakan baju tidur celana pendek, Brigadir J masuk ke kamar tersebut.
• Teka-teki Buku Hitam yang Dibawa Ferdy Sambo Saat Berada di Kejagung, Pengacara Ungkap Isinya
“Korban Nofriansyah Yosua Hutabarat telah memasuki kamar Putri Candrawathi dan sedang meraba paha sampai mengenai kemaluan Putri Candrawathi, akan tetapi Putri Candrawathi terbangun dan kaget sambil berteriak,” tulisnya.
Dikarenakan teriakan Putri Candrawathi, korban Nofriansyah Yosua Hutabarat menodongkan senjata apinya ke Putri Candrawathi sambil mencekik leher dan memaksa agar membuka kancing baju Putri Candrawathi.
Lalu, Putri Candrawathi berteriak histeris sehingga membuat Brigadir J panik dan keluar dari kamar.
Selanjutnya, Brigadir J pun bertemu dengan Bharada E atau Richard sehingga terjadi tembak menembak.
“Cerita Benny Ali didapatkan dari Putri Candrawathi lalu diceritakan kembali kepada terdakwa Hendra Kurniawan,” tulis isi dakwaan.
Setelah Hendra selesai mendengar cerita dari Benny Ali di ruang tengah rumah dinas saksi Ferdy Sambo, kemudian ia mendekat dan melihat mayat Brigadir J yang berada di bawah tangga dapur rumah tersebut.
Tidak lama kemudian sekitar pukul 19.30 WIB, mobil ambulans pun datang.
Setelahnya, jenazah Brigadir J dievakuasi ke Rumah Sakit Kramat Jati yang dikawal oleh Susanto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Putri-Candrawathi-dan-Ferdy-Sambo-tersangka-kasus-tewasnya-Brigadir-J.jpg)