Berita Aceh Utara

Ini 4 Kesepakatan Pemerintah untuk Percepatan Proyek Bendungan Keureuto Guna Atasi Banjir Aceh Utara

Jika pembangunan Bendungan Keureuto, Aceh Utara, selesai dan difungsikan nanti, maka mampu menampung 30,39 juta meter kubik air bajir dari gunung saat

Penulis: Herianto | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Kepala Bappeda Aceh, Ahmad Dadek, Kadis Pengairan, Ade Surya, Kepala BPKA, Azhari , dan Kepala Biro Pembangunan Robbi, lihat Bendungan Keureuto dari atas bukit bendungan itu, Selasa (18/10/2022) 

Dengan demikian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana kerja dan dapat dioperasionalkan pada November 2023. 

Baca juga: Pembebasan Lahan Pembangunan Bendungan Keureuto di Bener Meriah, Ini Kata Kadis Pertanahan

Kepala Bappeda Aceh, H T Ahmad Dadek SH, Mhum, yang memimpin rakor ini mengatakan pertemuan tersebut juga menyikapi laporan Pj Bupati Aceh Utara dan Bupati Aceh Tengah belum lama ini.

Mereka meminta Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, membantu penyelesaian pembebasan tanah Proyek Bendungan Keureto Aceh Utara yang sudah berjalan 10 tahun (2012 – 2022). 

Namun, hingga kini belum juga tuntas. 

Ahmad Dadek menyebutkan sesuai penjelasan pihak Satker Pembebasan Tanah Proyek Bendungan Keureuto dari Balai Wilayah Sungai I Sumatera,  Fadhiyanti, bahwa progres pembangunan Bendungan Keureto hingga 30 September 2022 baru mencapai 68,57 persen.

Artinya masih tersisa 31,43 persen proyek pembangunan yang belum selesai dan harus dikerjakan hingga akhir masa proyek MYC keduanya, 23 November 2023.

Oleh karena mereka perlu menyampaikan persoalan ini kepada Pemerintah Aceh, Pemkab Aceh Utara, Bener Meriah, BPN, Kejati Aceh, dan aparat keamanan setempat. 

Baca juga: Rumah Pejabat Bener Meriah Diteror Bom Molotov, Diduga Terkait Proyek Bendungan Keureuto, Aceh Utara

Tujuannya agar sisa tanah yang belum selesai di daerah perbukitan Kecamatan Paya Bakong dan Tanah Luas, Aceh Utara 269 bidang lagi dan di Bener Meriah 104 bidang lagi percepatan pembebasan tanahnya perlu dibantu. 

Ya, perlu dibantu Pemerintah Provinsi Aceh, Pemkab Aceh Utara dan Bener Meriah, BPN, Kejati dan aparat keamanan dari TNI dan Polri.

Ahmad Dadek mengatakan pihaknya sangat optimis 269 bidang tanah yang belum bebas di Aceh Utara dan 104 bidang tanah yang belum bebas di Bener Meriah sebelum akhir Desember 2022 akan selesai. 

Pasalnya, tanah yang mau dibebaskan itu untuk mempercept penyelesaian pembangunan Bendungan Keureto yang merupakan proyek Strategis Nasional (PSN) di Aceh Utara dan Bener Meriah. 

Tujuannya untuk memberikan kesejahteraan kepada rakyat.

“Untuk itu kami berharap masyarakat di dua daerah itu membantu percepatan penyelesian penganadaan tanahnya,” kata Ahmad Dadek.

Pasalnya, kata Ahmad Dadek Proyek Bendungan Keureuto di Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara dan di dua Kecamatan lainnya di Bener Meriah itu untuk penyediaan air irigasi bagi lahan sawah seluas 9.455 hektare.

Kemudian juga untuk air baku PDAM dengan kecepatan 0,5 meter perdetik.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved