Minggu, 12 April 2026

Internasional

Arab Saudi Menuju Negara Terbuka, Dari Surga Alkohol, Bikini, hingga Perayaan Natal

Arab Saudi saat ini sedang menuju negara yang lebih terbuka untuk mencapai target visi 2023 dalam upaya mengurangi ketergantungan pada minyak

Editor: bakri
NASSER AL-HARBI/AFP
Warga Arab Saudi bersorak dalam sebuah konser musik di acara Gamers8 di ibu kota Saudi, 11 Agustus 2022 lalu. 

Arab Saudi saat ini sedang menuju negara yang lebih terbuka untuk mencapai target visi 2023 dalam upaya mengurangi ketergantungan pada minyak.

Sejumlah gebrakan dilakukan, mulai dari mewujudkan kota ‘surga alkohol’, kebebasan berbikini bagi para turis, hingga kemeriahan pesta natal.

Meski dari aspek norma agama dan sosial menjadi lebih moderat, tetapi sisi politik Saudi masih otoritarian.

DIKENAL sangat konservatif, kini Arab Saudi mengubah haluan menjadi lebih moderat dengan sederet program andalan.

Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman (MbS), menyusun program-program tersebut untuk mencapai target dalam Visi 2030.

Visi 2030 merupakan kerangka strategi dan misi Saudi mengurangi ketergantungan negara pada minyak sebagai sumber utama pemasukan.

Mereka mendiversifikasi ekonomi dengan mengembangkan sektor pendidikan, kesehatan, hingga pariwisata.

Gebrakan itu membuat sejumlah pihak menilai Saudi bergerak menuju negara yang lebih terbuka ketimbang sebelumnya.

Salah satu tanda-tandanya adalah dengan menjadikan kota futuristik Neom sebagai ‘surga alkohol’.

Menurut dokumen pemerintah Saudi yang ditinjau Middle East Journal, di Neom, Saudi akan mengizinkan penjualan dan konsumsi minuman anggur, cocktails, hingga sampanye di sebuah resor.

Neom sendiri merupakan bagian dari mega proyek Saudi di Pulau Sindalah dekat Laut Merah.

Baca juga: Mahasiswa Arab Saudi Ikuti Bazaar Amal Diplomatik Internasional di Irlandia

Baca juga: 90 Seniman Muda Arab Saudi Pamerkan Karya Seni Plastik di Pusat Seni Rupa Jeddah

Resor ini rencananya dibuka pada 2023 mendatang.

Arab Saudi juga mengizinkan pengunjung memakai bikini di kawasan pesisir di King Abdullah Economic City.

Menurut laporan AFP, kawasan itu merupakan area yang dibuka untuk turis.

Para turis juga boleh datang berpasangan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved