Kupi Beungoh
Tak Dapat PKH, Juru Parkir Berkaki Palsu di Banda Aceh Minta Bantuan Presiden Jokowi
Bang Sen menjadi juru parkir sejak tahun 2017, yaitu sejak pertama kali rumah makan nasi uduk Kelapa Gading Jeulingke dibuka.
Oleh: T. M. Suhaimi*)
Orang dengan kekurangan fisik atau berkebutuhan khusus (disabilitas) kerap termarjinalkan dalam kehidupan sosial. Mereka kerap menjalani kehidupan dengan caranya yang asing dan sering terluput dari perhatian pemerintah.
Tak jarang, kelompok disabilitas memilih “profesi” menjadi pengemis di lampu stop, pasar atau berpindah dari satu kedai ke kedai lainnya. Di Banda Aceh fenomena pengemis terdapat di hampir semua tempat keramaian, terutama warung kopi dan pasar.
Tragisnya lagi terkadang sejumlah orang yang “menjual” disabilitas yaitu berpura-pura menjadi cacat seperti berjalan dengan pincang, pura-pura uzur dan sebagainya. Rasa iba mendorong orang untuk merogoh kocek dan menyodorkan ke peminta-minta.
Pemadangan berbeda terlihat di dekat SPBU Jeulingke. Di situ terdapat Husain alias Bang Sen (58) yang tidak mau berpura-pura lemah. Bang Sen tetap bekerja meski dengan satu kaki dan dibantu kaki palsu.
Lelaki paruh baya asal Kuala Simpang, Aceh Tamiang, ini sejak tahun 2007 harus kehilangan sebelah kakinya akibat kecelakaan lalu lintas.
Walau tanpa sebelah kaki Bang Sen tetap bekerja agar dapat mempertahankan hidup. Ia hidup bersama seorang anak lelaki berusia 18 tahun.
Lima anak yang lain telah meninggal dunia. Demikian juga isterinya.
Sejak lima tahun lalu, Bang Sen bekerja sebagai juru parkir di Banda Aceh, tepatnya di depan warung nasi uduk Kelapa Gading samping SPBU Jeulingke. Biasanya Bang Sen menjalankan tugas di tempat ini mulai pukul 12.00 siang sampai pukul 15.00 siang.
Sebagai orang yang serba kekurangan, Bang Sen berharap agar dirinya mendapat dana bantuan PKH dari pemerintah. Namun, sayangnya, dia tak mendapatkan itu.
Bang Sen tak memiliki relasi untuk mengurus dana PKH. Saat saya temui dan mewawancarainya, Bang Sen meminta kepada saya agar menyampaikan pesan kepada Presiden Jokowi untuk memasukkan namanya dalam daftar penerima bantuan PKH.
Saya pun kaget bukan kepalang mendengar pesan Bang Sen itu. Akhirnya Bang Sen berinisiatif menulis pesan itu di selembar kardus bekas yang ada di situ.
PAK JOKOWI, MASUKKAN SAYA DALAM DAFTAR PENERIMA BANTUAN PKH DI BANDA ACEH @BANG SEN. #JURUPARKIR
Demikian bunyi tulisan di atas karton yang dimaui Bang Sen. Kami mengambil foto dengan harapan pesan itu sampai ke Pak Presiden sehingga ada solusi karena Bang Sen tidak memiliki relasi dengan pejabat di Banda Aceh.
Korban Tsunami