Sejarah Gurindam 12 Karya Raja Ali Haji bin Raja Haji Ahmad, Sosok Layar Google Doodle Hari ini
Ia merupakan keturunan bangsawan dan cucu dari Raja Ali Haji Fisabilillah, salah satu pejuang asal Bugis.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM - Hari ini, Sabtu (5/11/2022) layar depan Google atau Google Doodle menampilkan sosok Pahlawan Nasional Indonesia yakni Raja Ali Haji bin Raja Haji Ahmad.
Ia terkenal atas karyanya yakni Gurindam Dua Belas pada tahun 1874.
Raja Ali Haji lahir pada 1808.
Ia merupakan keturunan bangsawan dan cucu dari Raja Ali Haji Fisabilillah, salah satu pejuang asal Bugis.
Raja Ali Haji putra dari Raja Ahmad dan Encik Hamidah binti Panglima Malik Selangor.
Raja Ali Haji mendapat pendidikan pertamanya dari lingkungan istana Kesultanan Riau-Lingga di Pulau Penyengat.
Hingga pada 1822, saat bepergian bersama dengan rombongan ayahnya ke Betawi, Raja Ali Haji turut mendapat pendidikan dari luar lingkungan kesultanan.
Sosok Raja Ali Haji terkenal sebagai orang pertama yang mencatat dasar-dasar tata bahasa Melayu melalui buku Pedoman Bahasa.
Dari sana, bahasa Melayu kemudian dijadikan cikal bakal bahasa Indonesia melalui Kongres Pemuda Indonesia pada 28 Oktober 1928.
Baca juga: 5 Resep Olahan Tempe yang Simpel, Enak & Murah, Ada Tempe Mendoan yang Jadi Google Doodle Hari Ini
Gurindam Dua Belas
Melansir dari Kemendikbud.go.id, Gurindam Dua Belas ini tercipta atas keprihatinan Raja Ali Haji terhadap kondisi yang membahayakan terhadap kehidupan masyarakat Melayu Kerajaan Riau-Lingga, juga sebagai tanggungjawab moral beliau memelihara dan mempertahankan eksistensi agama dan budaya Islam yang harus menjadi pegangan hidup masyarakat Melayu.
Melalui karya tulis ini beliau berusaha agar agama dan adat-istiadat bernafaskan Islam melembaga kembali dalam kehidupan masyarakat melayu Kerajaan Riau-Lingga.
Gurindam Dua Belas memiliki nilai-nilai yang sangat tinggi.
Baik dari nilai pendidikan, nilai agama, nilai sosial, nilai moral serta nilai seni.
Dinamakan Gurindam Dua Belas dikarenakan memiliki dua belas pasal.
Gurindam Dua Belas memiliki keistimewaan yaitu karya sastra yang mampu tegak sendiri tanpa kawan.
Gurindam Dua Belas memiliki ajaran dan tuntunan moral yang berlandaskan agama Islam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rAJA-hAJI-aHMAD.jpg)