Kasus Penyerangan Rumah Sakit Bandung di Medan, 8 Polisi Berpangkat Bripda Diperiksa Propam
Lebih dari lima Polisi yang diduga terlibat penganiayaan dan penyerangan Rumah Sakit Bandung, Medan ditangkap.
Keributan kemudian berlanjut hingga ke RS Bandung.
Bripda Tito yang baru saja lulus sebagai polisi menghubungi teman-temannya satu leting.
Mereka kemudian melakukan penyerangan ke RS Bandung, hingga sekuriti bernama Wanda Winata terluka parah akibat dipukuli.
Saat penyerangan terjadi, seorang polisi bernama Bripda Ikhsan Siregar sempat memamerkan baju dinasnya.
Dari sinilah terungkap identitas masing-masing pelaku.
Setelah kejadian, para polisi baru jadi ini lantas membubarkan diri.
Baca juga: Fakta Oknum Polisi Tembak Warga hingga Tewas di Pontianak, Bripka Franky Diamankan Propam
Mereka yang diperiksa Propam
Adapun identitas polisi berpangkat Bripda yang sekarang diperiksa Propam karena melakukan penyerangan diantaranya:
- Bripda Tito I Tampubolon
- Bripda M Fariz Alfasha Dalimunthe
- Bripda Daniel Sitompul
- Bripda Adil Sidabutar
- Bripda Josua Hutagaol
- Bripda Yogi Nainggolan
- Bripda Abraham Pasaribu
- Bripda Ikhsan Siregar
- Bripda Ahmad Ridho Pohan
- Bripda Patriot
Terkait berita ini, belum ada penjelasan lebih lanjut siapa saja yang bakal dijadikan tersangka.
Sebab, dalam kasus ini, satu diantara sekuriti RS Bandung terluka parah dianiaya.
Belum ada penjelasan juga mengenai sanksi apa yang akan diberikan kepada polisi baru yang sok jagoan ini.
Apakah hanya sanksi disiplin saja, atau sanksi pemecatan.
Sebab, merujuk dari informasi yang ada, selain mabuk-mabukan lari dari barak, pelaku utama juga patut diduga berupaya melakukan perbuatan zina dengan pacarnya.
Video penyerangan Viral
Sebe;umnya, sebuah video viral di media sosial memperlihatkan dugaan penganiayaan oleh sekelompok orang di depan Rumah Sakit (RS) Bandung, di Jalan Mistar, Kota Medan. Kasus itu kini dalam penyelidikan polisi.