Kasus Penyerangan Rumah Sakit Bandung di Medan, 8 Polisi Berpangkat Bripda Diperiksa Propam
Lebih dari lima Polisi yang diduga terlibat penganiayaan dan penyerangan Rumah Sakit Bandung, Medan ditangkap.
Video itu diunggah di akun Instagram @tkpmedan. Terlihat dari rekaman CCTV, sekelompok orang berkerumun di sudut ruangan.
Beberapa saat kemudian sejumlah orang berlari keluar dari rumah sakit menuju ke tengah jalan yang mendadak ramai.
Pengunggah video menulis keterangan bahwa penyerangan itu dilakukan sekelompok orang di RS Bandung Jalan Mistar, Kota Medan, Minggu (6/11/2022) subuh.
Akibat penyerangan itu, seorang perawat dan sekuriti mengalami luka dan harus dirawat di rumah sakit tersebut.
Dikonfirmasi melalui aplikasi percakapan WhatsApp pada Senin (7/11/2022) pagi, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda mengatakan sudah memerintahkan personelnya untuk menyelidiki penyebab penganiayaan tersebut.
"Diduga ada segerombolan orang yang datang ke RS Bandung. Kejadian tersebut sedang dalam penyelidikan kami. Sejumlah saksi sudah kita periksa," ujarnya.
Dikatakannya, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari saksi, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.
Kemudian seorang perawat terluka dan harus dirawat. Dugaan penganiayaan itu kemudian dilerai oleh pihak rumah sakit dan masyarakat yang ada di lokasi tersebut.
"Upaya kami, pemeriksaan CCTV dan para saksi," katanya.
Baca juga: Satlantas Polres Aceh Selatan Buka Bimbel Gratis Untuk Pemohon SIM
Baca juga: "Syair Dalam Jiwa", Kisah Maestro Tari Aceh asal Blangpidie yang Menghentak Hingga ke Panggung Dunia
Baca juga: Perut Buncit BCL Diduga Hamil 3 Bulan, Bunga Citra Lestari dan Ariel Noah Belum Klarifikasi
TribunMedan: INI 8 POLISI Berpangkat Bripda yang Diduga Menyerang Rumah Sakit Milik Bendahara PDI Perjuangan