Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Tangkap Pengedar Sabu, Polisi Terpaksa ‘Main Lumpur’, Pelaku Lompat ke Sawah dari Lantai II Ruko

Tak pelak, gigihnya pelaku untuk kabur memaksa polisi juga harus lompat dalam sawah dan mengubek-ubek lumpur untuk menangkap pelaku.

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Saifullah
Dok Polres Lhokseumawe
Tersangka HS, pengedar narkotika jenis sabu-sabu ditangkap tim Sat Resnarkoba Polres Lhokseumawe saat bersembunyi dalam lumpur sawah. 

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Personel Polres Lhokseumawe terpaksa harus ‘main lumpur’ saat mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabusabu.

Pasalnya, saat pihak berwajib mencoba meringkus pengedar sabu, pelaku justru nekat melompat dari rumah toko (ruko) setinggai 3 meter ke persawahan danbersembunyi dalam lumpur.

Tak pelak, gigihnya pelaku untuk kabur memaksa polisi juga harus lompat dalam sawah dan mengubek-ubek lumpur untuk menangkap pelaku.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, SIK melalui Kasat Resnarkoba, Iptu M Hadimas, STrK mengatakan, saat menangkap HS (26), warga Dewantara, Aceh Utara, terjadi aksi lompat dari ruko setinggi 3 meter.

“Untuk tersangka HS, pada saat penangkapan oleh Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Lhokseumawe pada hari Jumat tanggal 28 Oktober 2022 sekitar pukul 19.00 WIB, di sebuah ruko yang sedang dibangun di Desa Meunasah Kulam, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara,” jelas Iptu M Hadimas kepada Serambinews.com, Selasa (8/11/2022).

 Kemudian, sambung Kasat Resnarkoba, tersangka HS ketika melihat petugas langsung spontan melompat ke sawah yang berada di belakang ruko tersebut setinggi 3 meter.

Baca juga: VIDEO Tersangka Bersembunyi di Lumpur Sawah, Lima Pengedar Sabu Ditangkap Polres Lhokseumawe

 “Sehingga petugas ikut melompat juga ke dalam lumpur sawah itu untuk mencari HS yang mencoba bersembunyi ke dalam lumpur tersebut," ceritanya.

 Menurutnya, HS bersembunyi didalam lumpur sawah tersebut untuk mencoba mengelabui petugas.

 Namun, Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Lhokseumawe berhasil menemukan tersangka, untuk kemudian dibawa ke Mapolres Lhokseumawe.

"Dalam pengungkapan lima kasus ini, personel juga berhasil mengamankan barang bukti dengan total berat keseluruhan 37,84 gram sabu- sabu," urainya.

Dari tangan tersangka, lanjutnya, personel menyita barang bukti sabu- sabu dan timbangan digital.

Pengakuan tersangka, barang itu dibeli dari IN (DPO), untuk dijual kembali.

Baca juga: Polres Abdya Tangkap 2 Petani Asal Babahrot, 18 Paket Sabu, Ganja, dan Timbangan Digital Diamankan

“Untuk tersangka SU ditangkap di rumahnya dan tersangka MZ ditangkap di bawah Jembatan Geudong, Samudera pada Rabu (2/11/2022)," pungkasnya.

Akibat ulahnya itu, HS dijerat dengan UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan denda Rp 1 milliar paling banyak Rp 10 miliar.(*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved