Breaking News:

Berita Aceh Jaya

11 Sungai di Aceh Jaya Kewenangan Provinsi, Butuh Normalisasi untuk Minimalisir Penyebab Banjir

"Pendangkalan sejumlah sungai dan Daerah Aliran Sungai menjadi faktor banjir di Aceh Jaya," tandasnya.

Penulis: Riski Bintang | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Kalak BPBD Aceh Jaya, Fajri 

Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Jaya menyebutkan, jika ada sejumlah Daerah Aliran Sungai (DAS) di kabupaten tersebut yang mengalami pendangkalan dan membutuhkan normalisasi.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya, Fajri kepada Serambinews.com, Rabu (9/11/2022).

Menurutnya, akibat dari pendangkalan sejumlah sungai tersebut, menjadi salah satu factor penyebab banjir yang melanda Kabupaten Aceh Jaya kala wilayah itu diguyur hujan.

"Pendangkalan sejumlah sungai dan Daerah Aliran Sungai menjadi faktor banjir di Aceh Jaya," tandasnya.

Fajri menambahkan, jika hal tersebut disebabkan aliran air yang seharusnya menuju ke muara atau laut, tidak mengalir sebagaimana mestinya hingga meluap ke kawasan permukiman masyarakat.

Di Aceh Jaya sendiri, sebut Fajri, ada sebanyak 11 sungai dari 15 Daerah Aliran Sungai (DAS) yang merupakan kewenangan Provinsi Aceh.

Baca juga: Erosi Krueng Babahrot Abdya Makin Parah, Masyarakat Minta Pemerintah Segera Normalisasi Sungai

Di mana ke-11 sungai itu sendiri merupakan sungai besar yang melewati sejumlah desa seperti Krueng Teunom yang melintas dari Kecamatan Pasie Raya hingga ke Kecamatan Teunom.

Dari 11 sungai itu, ada beberapa sungai yang saat ini kondisinya sudah mengalami pendangkalan yang luar biasa.

Selain mengalami pendangkalan, sungai-sungai tersebut juga sudah ditutupi oleh tanaman liar seperti eceng gondok, dan kangkung.

Bahkan, seperti yang terjadi di Krueng Panga, Krueng Itam, dan satu aliran sungai di Kecamatan Krueng Sabee yang mana seluruh badan sungai tertutup oleh tanaman liar hingga menyebabkan air tidak dapat mengalir.

"Kalau di Krueng Panga memang terlihat, dan siapa saja yang melintas di wilayah barat selatan Aceh pasti bisa melihat kondisi sungai tersebut karena berada di pinggir jalan lintas nasional," tandasnya.

Menurutnya, sungai-sungai yang mengalami pendangkalan dan ditutupi tanaman liar membutuhkan normalisasi.

Baca juga: BPBA Simpulkan Banjir Aceh Tamiang Akibat Penebangan Liar dan Pendangkalan Sungai

"Itu butuh normalisasi, jika sudah dinormalisasi maka akan mengurangi dampak banjir di Aceh Jaya," tutupnya.(*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved