Jumat, 1 Mei 2026

Berita Nagan Raya

Nagan Raya Kembali Data Honorer Nakes, Khusus yang belum Terdatar di Kemenkes

Pemkab Nagan Raya kembali mendata atau memvalidasi honorer/THL (tenaga harian lepas) dari kalangan tenaga kesehatan (nakes) yang sebelumnya

Tayang:
Editor: bakri
Dok Pribadi
Kadis Kesehatan Nagan Raya, Hj Siti Zaidar 

SUKA MAKMUE - Pemkab Nagan Raya kembali mendata atau memvalidasi honorer/THL (tenaga harian lepas) dari kalangan tenaga kesehatan (nakes) yang sebelumnya tidak terdafar di Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Pendataan itu dilakukan terkait dengan seleksi PPPK (pegawai pemerintah perjanjian kerja).

Pendataan lanjutan ini dilakukan menyusul surat terbaru Kemenkes, dimulai dari 10-14 November 2022.

Untuk diketahui, pendataan pertama yang ditutup pada pekan lalu menimbulkan protes dari para tenaga honorer termasuk di Nagan Raya, karena banyak di antaranya yang tidak terdaftar di Kemenkes.

Pendataan nakes itu sendiri dilakukan di Dinas Kesehatan, RSUD Sultan Iskandar Muda (SIM), dan Puskesmas.

Untuk Kabupaten Nagan Raya, saat ini jumlah honorer yang baru masuk dalam data Kemenkes sebanyak 700 orag dan masih ada sekitar 400 orang lagi yang belum terdaftar.

Kepala Dinas Kesehatan Nagan Raya, Hj Siti Zaidar SST dikonfirmasi Serambi, Sabtu (12/11/2022) mengatakan, pendataan nakes masih dilakukan melalui sistem di Kemenkes, yakni dibuka peluang bagi yang belum terdata.

"Dengan harapan semua yang belum masuk bisa terdata di Kemenkes," ujarnya.

Pendataan saat ini sedang berlangsung dan dilakukan hingga 14 November 2022.

"Dinkes sudah menyampaikan kepada honorer di Dinkes, Puskesmas serta RSUD SIM agar memanfaatkan kesempatan ini," tambah Siti Zaidar.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu ratusan THL/honorer dari nakes melancarkan aksi demo di RSUD SIM Nagan Raya yang berlanjut ke kantor bupati.

Baca juga: Usai Didemo, Pemkab Nagan Raya Data Ulang Honorer Nakes yang belum Terdaftar di Kemenkes

Baca juga: PPPK Kementerian PUPR 2022 untuk Nakes Dibuka, Ini Formasi yang Dibutuhkan, Ini Syarat Dokumennya

Aksi protes itu dilakukan karena mereka tidak terdaftar di Kemenkes, sehingga tidak bisa ikut seleksi PPPK yang dibuka untuk jalur nakes.

Anggota DPRK Disambut Baik

Anggota DPRK Nagan Raya, Zulkarnain menyambut baik terhadap dibuka peluang validasi dan pendataan kembali bagi non-ASN/honorer.

"Kita berharap THL dari nakes memanfaatkan momen ini.

Kita berharap semua bisa terdata, mengingat waktu tinggal dua hari lalu," harap Zulkarnain kepada Serambi, Sabtu (12/11/2022).

Sebelumnya, saat ratusan THL/honorer dari nakes melancarkan aksi demo, Zulkarnain bersama Anggota DPRK lainnya, Hasan Masyuri, ikut mendatangi Kemenkes mempertanyakan berapa banyak nakes di Nagan Raya yang tidak terdata di Kemenkes. (riz)

Baca juga: Pemkab Pidie Buka Penerimaan Ratusan PPPK Guru, Nakes dan Tenaga Teknis

Baca juga: Demo Nakes RSUCM Berlanjut, Direktur RSUDCM: Kami Pelajari Regulasi

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved