Kamis, 28 Mei 2026

Viral Medsos

Fakta Anak SMP Plus Baiturrahman Dibully, Ternyata Korban Pendiam hingga Teman Sekelas Pilih Diam

Baru-baru ini media sosial Twitter dihebohkan dengan video bullying yang terjadi terhadap anak SMP Plus Baiturrahman di Bandung.

Tayang:
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
Twitter @salmandoang
Viral Video Anak SMP Plus Muhammadidyah Dipakai Helm Dipukuli dan Ditendang Hingga Pingsan 

Korban mendapati aksi perundungan oleh teman sekelasnya.

Hanya saja, siswa satu kelas tidak ada yang mencoba menghentikan aksu perundungan tersebut.

Beruntung, ada seorang siswa yang merekam aksi itu hingga video perundungan tersebar luas di media sosial dan viral.

"Bullying di SMP Plus Baiturrahman, Bandung. Kejadian siang ini pada jam sekolah," tulis pemilik akun dikutip Serambinews.com, Sabtu (19/11/2022).

Pemilik akun mengatakan, korban tersebut merupakan keponakannya.

Baca juga: Gak Tega! Viral Video Anak SMP Plus Baiturrahman Dipakai Helm Dipukuli dan Ditendang Hingga Pingsan

Usai pingsan, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut terutama pada bagian kepala.

"Korban adalah keluarga kawan saya, dilarikan ke RS setelah pingsan," sambungnya.

Dalam keterangan selanjutnya, pemilik akun juga memberitahu kondisi terbaru korban.

Disebutkan korban yang merupakan memiliki sikap pendiam itu sudah menjalani pemeriksaan rontgen dan hasilnya tidak mengalami cidera serius pada bagian kepalanya.

Usai viral, pihak keluarga langsung melaporkan kejadian aksi perundungan ini ke pihak sekolah.

Namun yang sangat disayangkan, ternyata pihak sekolah seolah menutupi kejadian tersebut.

Baca juga: Viral di TikTok, Pria Tirukan Suara Komedian Aceh Joni Kapluk hingga Mando

"Yang bikin makin sakit hati itu adalah sekolahnya ga bereaksi apa-apa setelah pihak keluarga ngadu kesana bahkan terkesan menutup-nutupi," kata dia dalam pesan tangkapan layar yang diunggah di Twitter.

Kejadian bullying terhadap keponakannya sudah sering dilakukan, namun baru kali ini terekam.

Dalam keterangannya, aksi perundungan ini sudah sering terjadi di kelas.

Namun tak ada satu pun teman yang berani melaporkannya.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved