Breaking News:

Berita Aceh Timur

Usir Kawanan Gajah Liar yang Masuk ke Kebun, Polsek Ranto Peureulak dan Warga Gunakan Mercon

"Pengusiran menggunakan mercon ini untuk mencegah agar gajah tidak lagi masuk ke perkebunan milik masyarakat. Penggunaan mercon, dinilai sangat efekti

Penulis: Seni Hendri | Editor: Nurul Hayati
Dok: polres Aceh Timur.
Bhabinkamtibmas Polsek Ranto Peureulak, Bripka Fadli Mulyono bersama warga Desa Seumanah Jaya, membantu melakukan pengusiran kawanan gajah liar, yang masuk dan merusak tanaman warga pada Sabtu (19/11/2022) lalu. 

"Pengusiran menggunakan mercon ini untuk mencegah agar gajah tidak lagi masuk ke perkebunan milik masyarakat. Penggunaan mercon, dinilai sangat efektif untuk menghalau gajah dan tidak melanggar aturan pemerintah," jelas Iptu Eko Suhendro.

Laporan Seni Hendri Aceh Timur 

SERAMBINEWS.COM, IDI - Bhabinkamtibmas Polsek Ranto Peureulak, Bripka Fadli Mulyono bersama warga Desa Seumanah Jaya, membantu melakukan pengusiran kawanan gajah liar, yang masuk dan merusak tanaman warga pada Sabtu (19/11/2022) lalu.

Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah SIK, melalui Kapolsek Ranto Peureulak Iptu Eko Suhendro SH, Selasa (21/11/2022) mengatakan, pengusiran menggunakan mercon bertujuan agar satwa liar yang dilindungi itu tidak lagi masuk ke perkebunan dan merusak tanaman milik masyarakat.

"Pengusiran menggunakan mercon ini untuk mencegah agar gajah tidak lagi masuk ke perkebunan milik masyarakat. Penggunaan mercon, dinilai sangat efektif untuk menghalau gajah dan tidak melanggar aturan pemerintah," jelas Iptu Eko Suhendro.

Menurut Eko, gangguan gajah hanya bisa diatasi dengan cara dihalau, karena satwa ini tidak bisa ditangkap, karena keberadaannya dilindungi oleh negara.

Untuk diketahui, kawanan gajah liar masuk ke perkebunan warga dan merusak tanaman warga pada Sabtu (19/11/2022) malam.

Tanaman yang dirusak pisang, jagung, dan puluhan karung padi yang sudah dipanen dan disimpan di gubuk warga di desa itu.

Tak hanya merusak tanaman, satwa  yang dilindungi negara itu juga merusak gubuk milik petani yang menyebabkan petani mengalami kerugian.(*)

Baca juga: 34 Karung Padi Petani Dimakan Kawanan Gajah Liar, Warga Pertanyakan Solusi Pada Pemerintah

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved