Kamis, 28 Mei 2026

Internasional

Bom Hancurkan Stasiun dan Halte Bus Israel di Jerusalem, Satu Orang Tewas dan 15 Terluka

Ledakan bom menghancurkan stasiun bus dan halte bus Israel di Jerusalem pada Rabu (23/11/2022).

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP
Pasukan keamanan Israel memeriksa lokasi ledakan bom yang menghantam halte bus penumpang di Jerusalem, Rabu (23/11/2022). 

SERAMBINEW.COM, JERUSALEM - Ledakan bom menghancurkan stasiun bus dan halte bus Israel di Jerusalem pada Rabu (23/11/2022).

Serangan itu menewaskan satu orang dan 15 lainnya luka-luka dalam dua ledakan terpisah yang menargetkan stasiun bus di Jerusalem.

Ledakan pertama terjadi dekat halte bus di pinggir kota, tempat para komuter biasa berkerumun menunggu bus.

Yang kedua meledak di Ramot, sebuah lingkungan di utara kota.

Polisi mengatakan satu orang tewas akibat luka-luka dan layanan penyelamatan Israel Magen David Adom mengatakan empat orang terluka parah akibat ledakan itu.

Serangan nyata itu terjadi saat ketegangan Israel-Palestina tinggi.

Baca juga: Turkiye Lancarkan Serangan Udara ke Militan Kurdi di Suriah dan Irak, Balas Serangan Bom Istanbul

Setelah berbulan-bulan serangan Israel di Tepi Barat yang diduduki yang dipicu oleh serentetan serangan mematikan terhadap Israel yang menewaskan 19 orang.

Ada peningkatan dalam beberapa pekan terakhir ini dalam serangan Palestina.

Kekerasan juga terjadi ketika mantan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengadakan pembicaraan koalisi setelah pemilihan nasional.

Netyanyahu kemungkinan akan membentuk apa yang diharapkan menjadi pemerintahan paling kanan Israel.

Polisi mengatakan temuan awal menunjukkan alat peledak ditempatkan di dua lokasi.

Ledakan kembar terjadi di tengah hiruk pikuk lalu lintas pada jam sibuk dan polisi menutup sebagian jalan raya utama yang mengarah ke luar kota, tempat ledakan pertama terjadi.

Baca juga: Bom Guncang Pejalan Kaki Istanbul, Enam Orang Tewas dan Puluhan Terluka

Sebuah video menunjukkan ledakan pertama dengan puing-puing berserakan di sepanjang trotoar saat raungan ambulan meraung.

“Itu adalah ledakan gila, ada kerusakan di mana-mana di sini,” kata Yosef Haim Gabay, petugas medis yang berada di lokasi saat ledakan pertama terjadi, kepada Radio Angkatan Darat Israel.

“Saya melihat orang-orang dengan luka berdarah di mana-mana," tambahnya, seperti dilansir AFP.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved