Breaking News:

Berita Langsa

Musnahkan Barang Bukti, Nakotika Masih Mendominasi Perkara Hingga November 2022 di Wilayah Langsa

Total sebanyak 123 perkara tersebut adalah sejak Bulan Desember 2021 hingga November 2022.

Penulis: Zubir | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Kajari Langsa Viva Hari Rustaman, SH, bersama Forkopimda Kota Langsa membakar barang bukti ganja di halaman Kejari setempat. 

Total sebanyak 123 perkara tersebut adalah sejak Bulan Desember 2021 hingga November 2022.

Laporan Zubir | Langsa 

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Kepala Kejari Langsa Viva Hari Rustaman SH, mengatakan, narkotika masih menjadi perkara yang mendominasi di wilayah hukum Kejari Langsa pada medio Desember 2021 hingga November 2022 ini.

Hal tersebut disampaikan Viva Hari Rustaman SH, pada acara pemusnahan BB narkotika jenis ganja dan sabu-sabu dengan cara dibakar dan diblender, di halaman Kantor Kejari setempat. 

Ikut dalam pemusnahan Pj Wali Kota Langsa Ir Said Mahdum Majid, Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH SIK MH, Ketua DPRK Maimul Mahdi SSos, Ketua Granat Kota Langsa Islamsyah, MTA, perwakilan BNN, Kodim 0104/Atim, dan Forkopimda lainnya.

Kajari memaparkan, untuk menghadapi masalah narkotikaya diperlukan sinergitas dan kerja sungguh-sungguh antar seluruh Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat.

Karena pelaku narkotika menjadikan generasi muda saat ini sebagai target pasar mereka mengedarkan sabu-sabu dan narktoka jenis lainnya. 

Menurutnya, narkotika sudah menjadi ancaman nyata bagi bangsa Indonesia khususnya di Kota Langsa.

Bahkan narkotika sudah masuk dalam extra ordinary crime, sehingga berdampak yang sangat luas.

Maka, seluruh elemen serta masyarakat harus berkomitmen, berpartisipasi dan bersinergi mencegah memberantas peredaran narkoba khususnya di Kota Langsa.

Baca juga: Sat Resnarkoba Polres Pidie Ringkus Pelaku Tindak Pidana Narkotika Jenis Sabu

Disamping itu, Kajari juga mengharapkan kepada Forkopimda dan masyarakat agar dapat memberikan saran dan kritik yang dapat membangun kemajuan Kota Langsa.

Ia mengatakan, hal itu guna peningkatan pelayanan kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan memperoleh informasi secara tepat dan terbuka ataupun transparan.

Dikatakan Vira Hari Rustaman, tujuan dilakukan kegiatan pemusnahan barang bukti ini adalah sebagai bagian dari kehati-hatian dalam menjaga dan menyimpan barang bukti.

Sehingga menghindari adanya penyalahgunaan barang bukti atau hilang ataupun rusak dan agar tidak hilang dari tempat penyimpanan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved