Berita Banda Aceh
Ini Ciri-Ciri atau Gejala Polio, Dinkes Gencarkan Vaksinasi Massal Polio di Seluruh Aceh
Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr Hanif mengatakan, hingga kini belum ada obat untuk menyembuhkan polio.
Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBI FM/ARDI
Dokter Anidar, Sp.A(K) (Anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Aceh, dr. Hanif (Kepala Dinas Kesehatan Aceh), dan dr. Arika Aboebakar, Sp.OG(K) (Kepala Dinas Kesehatan Pidie) menjadi narasumber talkshow interaktif dengan tema "Update Penanganan KLB Polio Pidie" di Radio Serambi FM 90.2, Jumat (25/11/2022) petang. Talkshow atas kerja sama Dinkes Aceh, Yayasan Darah untuk Aceh, dan Unicef Perwakilan Aceh ini dipandu Wartawan Serambi Indonesia, Yarmen Dinamika.
Menurut Anidar, dibanding anak perempuan lebih banyak anak laki-laki di bawah 15 tahun yang terinfeksi virus polio.
"Belum ada penjelasan ilmiahnya. Tapi mungkin saja karena anak laki-laki lebih banyak dan lebih lama beraktivitas di luar rumah," kata Anidar.
Ia mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kasus lumpuh layu mendadak, terutama pada anak usia 0- <15>
"Makin cepat ditangani akan lebih baik," kata Anidar sembari menyebutkan bahwa meski polio tak ada obatnya, tapi sekitar 15 persen pasien polio bisa menjadi lebih baik keadaannya setelah dirawat intensif dan menjalani terapi tungkai kaki dan otot-ototnya yang kaku. (*)
Baca juga: Klarifikasi BNI Terkait Dokumen Saldo Rekening Bank Diduga Atas Nama Brigadir J Hampir Rp 100 T