Breaking News:

Berita Banda Aceh

Ini Ciri-Ciri atau Gejala Polio, Dinkes Gencarkan Vaksinasi Massal Polio di Seluruh Aceh

Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr Hanif mengatakan, hingga kini belum ada obat untuk menyembuhkan polio.

Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBI FM/ARDI
Dokter Anidar, Sp.A(K) (Anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Aceh, dr. Hanif (Kepala Dinas Kesehatan Aceh), dan dr. Arika Aboebakar, Sp.OG(K) (Kepala Dinas Kesehatan Pidie) menjadi narasumber talkshow interaktif dengan tema "Update Penanganan KLB Polio Pidie" di Radio Serambi FM 90.2, Jumat (25/11/2022) petang. Talkshow atas kerja sama Dinkes Aceh, Yayasan Darah untuk Aceh, dan Unicef Perwakilan Aceh ini dipandu Wartawan Serambi Indonesia, Yarmen Dinamika. 

perlunya dukungan dari forkopimda, ulama, tokoh-tokoh masyarakat, jajaran dinas kesehatan, dinas pendidikan, dewan guru, juga insan pers untuk menyukseskan kedua tahap imunisasi massal polio di Aceh

Laporan Yarmen Dinamika l Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr Hanif mengatakan, hingga kini belum ada obat untuk menyembuhkan polio.

Namun, penyakit yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen pada salah satu kaki penderitanya ini dapat dicegah.

"Polio hanya dapat dicegah dengan imunisasi, makanya vaksinasi polio itu sangat penting untuk langkah pencegahan," kata dr Hanif saat menjadi salah satu narasumber dalam talkshow radio di Studio Serambi FM, Jumat (25/11/2022) sore.

Selain dr Hanif, talkshow itu juga menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Pidie, dr Arika Aboebakar SpOG(K) dan dr Anidar SpA(K) selaku Anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Aceh.

Talkshow interaktif dengan tema "Update Penanganan KLB Polio Pidie" itu terselenggara atas kerja sama Dinkes Aceh dan Unicef Perwakilan Aceh serta Yayasan Darah untuk Aceh (YDUA) sebagai mitra pelaksana.

Talkshow dipandu Wartawan Serambi Indonesia, Yarmen Dinamika.

Baca juga: Kasus Luar Biasa di Pidie, Dinkes Aceh Tenggara Akan Lakukan Vaksin Polio

Menurut Hanif, selain vaksinasi, sanitasi lingkungan yang baik termasuk salah satu upaya yang tepat untuk mencegah penularan polio.

Untuk itu, kata Hanif, sembari memperbaiki kualitas sanitasi lingkungan, upaya vaksinasi massal polio harus digencarkan.

Berdasarkan petunjuk Kementerian Kesehatan, lanjut Hanif, akan dilakukan imunisasi polio pada 28 November 2022 di seluruh Kabupaten Pidie sebagai tempat munculnya empat kasus polio dalam bulan ini.

"Kita harapkan bisa selesai satu hari. Kalau tidak, akan dilanjutkan pada hari-hari berikutnya," kata Hanif.

Tahap berikutnya akan dilaks anakan imunisasi massal polio di seluruh Aceh pada 5 Desember 2022, kecuali Kabupaten Pidie.

Kemudian, imunisasi polio tahap II akan dilaks anakan pada 5 Januari 2023 di seluruh Aceh.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved