Breaking News:

Berita Banda Aceh

Anies Puji Sambutan Hangat Masyarakat Aceh, Meski Dapat Gangguan dari OTK

Calon Presiden RI usungan Partai NasDem, Anies Baswedan mendapat sambutan hangat dari masyarakat setiba di Aceh, Jumat (2/12/2022)

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Muhammad Hadi
YouTube Serambinews/Masrizal
Masyarakat Aceh tumpah ruah sambut Anies Baswedan saat tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Jumat (2/12/2022) 

 Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Calon Presiden RI usungan Partai NasDem, Anies Baswedan mendapat sambutan hangat dari masyarakat setiba di Aceh, Jumat (2/12/2022).

Hal ini terlihat usai Anies melaksanakan shalat jumat di Masjid Raya Baiturrahman dimana lautan masyarakat mengerumuninya untuk sekedar salam dan berfoto.

Seperti diketahui, agenda kedatangan Anies Baswedan ke Aceh mendapat sejumlah gangguan dari pihak tidak dikenal atau orang tak dikenal ( OTK) sampai ada demo penolakan. 

Bentuk gangguan seperti munculnya spanduk provokatif dan penolakan kedatangan Anies di sejumlah tempat dan daerah. 

Baca juga: Cantiknya Mutiara Baswedan, Kenakan Jilbab Temani Sang Ayah Anies Baswedan ke Aceh

Kemudian dicabutnya izin lokasi acara utama Anies oleh Pemerintah Aceh melalui Disbudpar Aceh sehingga membuat lokasi acara dipindah ke lapangan sepakbola Pango Raya.

Gangguan lainnya, beredar kupon dan SMS pembagian sembako penyambutan Anies.

Kupon itu mengatasnamakan Ketua DPW Partai NasDem Aceh Teuku Taufiqulhadi.

Anies Baswedan saat menyampaikan pidatonya di Meuligoe Wali Nanggroe, Jumat (2/12/2022).
Anies Baswedan saat menyampaikan pidatonya di Meuligoe Wali Nanggroe, Jumat (2/12/2022). (Masrizal/Facebook Serambinews)

Namun Anies Baswedan mengatakan gangguan itu dengan santai.

Anies malah mengatakan sambutan masyarakat Aceh begitu terasa kehangatannya.

"Kami bersyukur kehangatan itu terasa sejak tiba di bandara.

Hangatnya masyarakat Aceh ini bukan sesuatu yang baru," katanya usai bersilaturahmi dengan Wali Nanggroe Aceh Tgk Malik Mahmud Al Haytar di Meuligoe Wali Nanggroe.

Baca juga: Anies dan Omongan Kedai Kopi Aceh: “Batat”, “Lisek”, dan “Peurancut” (II-Habis)

"Ini sudah terasa ratusan tahun. Menjamu, menghormati tamu.

Kami malah merasa bersyukur kali ini semua itu berjalan sesuai rencana.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved