Breaking News:

Berita Aceh Singkil

YARA Ajukan Permohonan Dokumen ke PPID Terkait Pengadaan Teknologi Informasi Disdik

YARA Perwakilan Aceh Singkil mengajukan permohonan dokumen realisasi anggaran pengadaan peralatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK)

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Ketua YARA Perwakilan Aceh Singkil, Kaya Alim       

SINGKIL - Yayasan Advokasi Rakyat Aceh ( YARA) Perwakilan Aceh Singkil mengajukan permohonan dokumen realisasi anggaran pengadaan peralatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Singkil tahun anggaran 2021 melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi ( PPID) setempat.

Permintaan dokumen diajukan melalui surat dengan Nomor: 041C/ YARA/XI/2022 tanggal 30 November 2022.

"Kami sudah mengajukan permohonan informasi publik mengenai pengadaan peralatan TIK pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Singkil tahun anggaran 2021 melalui email PPID setempat," kata Ketua YARA Perwakilan Aceh Singkil, Kaya Alim dalam keterangan tertulis yang diterima Serambi, Kamis (1/12/2022).

Menurutnya, permintaan dokumen tersebut terkait mencuatnya isu pengadaan TIK tahun anggaran 2021 di tengah-tengah masyarakat lantaran nilainya mencapai Rp 13 miliar.

"Nanti setelah dokumen itu kami terima terlebih dahulu kami pelajari apakah ada indikasi mark up atau tidak.

Jika ada indikasi tentu kami akan membuat laporan ke aparat penegak hukum," tukasnya.

Menurut Kaya Alim, permintaan informasi ini merupakan perwujudan hak warga Negara Indonesia untuk memperoleh informasi dari badan publik yang tercantum dalam Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), Undang-Undang Republik Indonesia Nomor: 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 61 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan UU Nomor 14 Tahun 2008.

"Kami berharap kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kabupaten Aceh Singkil untuk merespons dan memberikan dokumen sesuai yang kami minta pada permohonan yang sudah kami masukkan," ujar Kaya Alim.

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil, Khalilullah membantah terjadi mark up pengadaan TIK tahun 2021.

Pengadaan TIK telah sesuai regulasi melalui e-katalog atau e-purchasing Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Menurutnya, bantahan itu perlu disampaikan agar tidak menimbulkan pernyataan yang tidak berimbang, fitnah dan menjadi isu liar.

"Kami menyatakan secara tegas tuduhan (mark up) tidak benar.

Baca juga: Pemberdayaan PPID Gampong ala Diskominsa Bireuen

Baca juga: Dukung Keterbukaan Informasi Publik, Pejabat PPID Nagan Raya Ikut Pelatihan

Dibuktikan bahwa dinas tidak pernah menerima notisi berdasarkan hasil pemeriksaan oleh APIP maupun BPK," kata Khalilullah, Selasa (16/8/2022).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil, Khalilullah, menuturkan pengadaan alat TIK tahun 2021 sumber anggarannya Dana Alokasi Khusus. (de)

Baca juga: PPID Pemerintah Aceh dalam Implementasi Keterbukaan Informasi Publik Caturwulan Pertama 2021

Baca juga: Pemkab Nagan Raya Raih Juara II PPID Penilaian KIA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved