Breaking News:

Berita Banda Aceh

Dua Siswa Aceh Wakili Indonesia ke Ajang World Skill Competition di Prancis

Dua siswa asal Aceh akan mewakili Indonesia ke ajang World Skill Competition 2022 di Prancis

Editor: bakri
For Serambinews.com
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri 

BANDA ACEH - Dua siswa asal Aceh akan mewakili Indonesia ke ajang World Skill Competition 2022 di Prancis.

Keduanya adalah siswa SMKN 2 Banda Aceh, Muhammad Haris dan Abdul Aziz.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri, Jumat (2/11/2022) memberikan penghargaan berupa piagam, uang saku, dan tablet untuk dua siswa SMKN 2 Banda Aceh tersebut.

Penyerahan berlangsung di Aula Hotel SMKN 3 Banda Aceh.

Muhammad Haris adalah siswa Kelas XII KGSP yang ikut kompetisi pada bidang Pemasangan Instalasi Pipa Air dan Pemanas (Plumbing and Heating).

Sementara Abdul Aziz adalah siswa XII TPM yang ikut lomba pada bidang Otomasi Mesin Perkakas Mesin Bubut CNC (CNC Turning).

Keduanya berhasil menorehkan prestasi terbaik dengan meraih medali emas pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional jenjang SMK Tahun 2022.

“Atas keberhasilan meraih medali emas di tingkat nasional, maka dalam waktu dekat keduanya akan mewakili Indonesia pada ajang World Skill Competition di Prancis Tahun 2022,” kata Kabid Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Aceh, Asbaruddin yang hadir mendampingi kepala Dinas Pendidikan Aceh.

Asbar menuturkan, ini merupakan sebuah kebanggan bagi Dinas Pendidikan Aceh atas prestasi yang berhasil diraih oleh para siswa di tingkat nasional.

Tidak hanya untuk siswa, Kepala Dinas Pendidikan Aceh juga memberikan penghargaan kepada para guru pendamping yang telah dengan susah payah mengantarkan anak didiknya menjadi juara di tingkat nasional.

“Tentu kita sangat bangga dan mengucapkan terimakasih kepada kepala sekolah, guru pendamping, siswa dan tentunya juga dukungan orang tua.

Ini sangat kita apresiasi, Pak Kadis memberikan penghargaan tertinggi kepada anak-anak Aceh dan para pendamping yang telah berhasil mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional,” katanya.

Baca juga: YARA Ajukan Permohonan Dokumen Pengadaan Teknologi Informasi Dinas Pendidikan Aceh Singkil ke PPID

Baca juga: Dinas Pendidikan Aceh Latih Kepala Sekolah agar Tidak Korupsi

Asbaruddin berharap, agar prestasiprestasi seperti ini diikuti oleh siswasiswi lainnya.

Dia berharap, terutama pada kepala sekolah karena kepala sekolah memiliki peran besar dalam mengantarkan anak didiknya meraih prestasi.

Anak-anak akan sulit berprestasi jika tidak ada dukungan kepala sekolah, maka kuncinya ada di kepala sekolahnya terlebih dahulu.

Asbar mengatakan, kepala sekolah dituntut untuk harus aktif, kreatif dan inovatif dalam menyiapkan tim, pembiayaan dan sebagainya, sehingga mereka mampu meningkatkan hasil belajarnya melalui mengikuti lomba secara serius dan mendapatkan prestasi saat perlombaan.

“Tentu ini dimulai dari kepala sekolah.

Jika kepala sekolahnya serius, gurunya serius, siswa dan orang tuanya juga serius, maka insya Allah anak didik akan berhasil,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan Aceh juga memberikan penghargaan kepada pemenang film pendek tingkat nasional di ajang kompetisi FLS2N yang dilaksanakan beberapa saat lalu di Banda Aceh. (mun)

Baca juga: Disdik Genjot Pendidikan Aceh, Gandeng Universitas Negeri Jakarta

Baca juga: Kadis Pendidikan Aceh Buka Lomba Kepsek, Guru, dan Tendik untuk Tingkat SDM Aceh

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved