Berita Jakarta
Stok Beras Belum Tercukupi, CIPS: Ketahanan Pangan Indonesia Terancam
Terancamnya ketahanan pangan nasional karena belum tercukupinya stok beras menunjukkan betapa kebijakan tata niaga beras yang lebih longgar
Direktur Ketersediaan Pangan Badan Pangan Nasional/NFA, Budi Waryanto, mengatakan, pihaknya terus menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan melalui berbagai kebijakan seperti pengelolaan cadangan pangan pemerintah sehingga ketahanan pangan tetap terjaga.
Budi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/12/2022), mengatakan, NFA juga sudah melakukan berbagai upaya pelaksanaan kegiatan stabilisasi pasokan dan harga, penguatan sistem logistik pangan, pengendalian dan pengentasan wilayah rentan rawan pagan dan gizi.
“Ada juga kebijakan pangan untuk pengembangan penganekaragaman konsumsi pangan dan potensi pangan lokal, serta pengawasan dan penjaminan mutu dan keamanan pangan,” kata Budi dalam diskusi daring Alinea Forum bertajuk “Orkestrasi NFA dalam Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan”.
Budi mengatakan, NFA baru aktif bertugas di pertengahan tahun 2022, namun dia mengklaim institusinya terus berupaya menjaga inflasi hingga Desember 2022 sesuai target, yaitu di kisaran 5 persen (yoy).
Dari laporan Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat inflasi bulan November 2022 menurun 0,29 persen dibanding bulan sebelumnya menjadi 5,42 persen.
Inflasi ini didominasi oleh inflasi sektor transportasi 15,45 persen dan inflasi pangan 5,87 persen.
“Kami berharap beberapa minggu ini bisa dilakukan kegiatan-kegiatan jangka pendek agar inflasi bisa terjaga.
Sumbangan inflasi dari pangan cukup tinggi, walaupun masih ada inflasi sektor transportasi yang lebih tinggi.
Ini yang akan terus kita kendalikan,” katanya.
Budi juga menyampaikan bahwa dalam rangka mengendalikan inflasi pangan, NFA telah melakukan beberapa upaya ekstra yaitu penetapan aturan harga acuan pembelian (HAP), harga eceran tertinggi (HET), dan harga pokok penjualan (HPP).
“Sejauh ini yang sudah jadi adalah HAP untuk jagung, telur, dan daging ayam.
Ke depan segera kami tinjau HPP beras dan komoditas lainnya,” katanya. (bisnis.com/antaranews)
Baca juga: Pendidikan dan Ketahanan Keluarga
Baca juga: Jaga Ketahanan Pangan, Warga Meunasah Mesjid Lamlhom Kembangkan Budidaya Bawang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/babinsa-bantu-warga-tanam-padi-di-aceh-utara-2022.jpg)