Kupi Beungoh
Pendidikan dan Ketahanan Keluarga
Pendidikan Islam itu bertujuan mendidik 5 kompetensi dasar pada peserta didik, ini dimaksudkan agar seorang muslim dapat survive di kehidupan dunia
Oleh: Dr. Ainal Mardhiah, S.Ag, M.Ag
Pengertian Pendidikan
Menurut Ali Abdul Halim Mahmud, tarbiyah memiliki pengertian: cara ideal dalam berinteraksi dengan fitrah manusia, baik secara langsung (berupa kata-kata), maupun secara tidak langsung (berupa keteladanan, sesuai dengan sistem dan perangkatnya yang khas), untuk memproses perubahan dalam diri manusia menuju kondisi yang lebih baik.
Pengertian Ketahanan Keluarga.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Ketahanan berarti perihal tahan (kuat), kekuatan phsikis, fisik.
Baca juga: Cerita Tiga Pemimpin Dunia, dan Takdir Anies Baswedan
Indikator Ketahanan Keluarga
Dalam Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 6 Tahun 2013 tentang pembangunan keluarga yang terdiri dari 5 (lima) komponen ketahanan yaitu:
1) landasan legalitas perkawinan, keutuhan keluarga, kemitraan gender dalam keluarga,
2) ketahanan fisik,
3) ketahanan ekonomi,
4) ketahanan psikologi sosial dan
5) ketahanan sosial budaya.
Baca juga: Ironi Negeri Syariat: Kemiskinan, Pengangguran, Ketidakadilan, hingga Pelecehan Seksual
Aceh adalah daerah Istimewa dalam pelaksanaan syariat Islam, namun perceraian juga sangat marak terjadi di Aceh, baik Perceraian dari nikah resmi maupun nikah siri.
Mahkamah Syar'iyah Aceh mencatat Kasus Perceraian tahun 2021 yang terdaftar sebanyak 6.448 Kasus.
Dalam kurikulum 2013 ada 4 kompetisi inti yang ingin di capai dalam pendidikan dengan kurikulum 2013, kompetisi inti yang di maksud adalah: