Senin, 8 Juni 2026

Jurnalisme Warga

Lammod Ta Noi, Komunitas Mayoritas Muslim di Thailand

Lammod Ta noi Community adalah salah satu komunitas masyarakat yang terdapat di Distrik Nong Chok, Thailand mayoritas beragama Islam

Tayang:
Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
RISMAYANI, Mahasiswi Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry, melaporkan dari Bangkok, Thailand 

OLEH RISMAYANI, Mahasiswi Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry, melaporkan dari Bangkok, Thailand

LAMMOD Ta noi Community adalah salah satu komunitas masyarakat yang terdapat di Distrik Nong Chok, Thailand.

Masyarakat yang tinggal di distrik ini mayoritas beragama Islam.

Mata pencaharian masyarakat Lammod Ta noi Community adalah sebagai petani dan nelayan.

Mereka mendapatkan nafkah dari hasil bertani dan menangkap ikan yang mereka jual ke pasar.

Mereka menangkap ikan bukan di laut, melainkan di saluran irigasi atau got besar.

Got tersebut berukuran lebih kecil sedikit dari irigasi dan terletak di pinggir badan jalan.

Di dalam got tersebut terdapat banyak ikan sejenis ikan bandeng serta di atas gotnya banyak ditumbuhi teratai.

Hasil pertanian mereka berupa tanaman padi dan kangkung yang dikumpulkan ketika sudah waktunya layak dipanen.

Lalu, mereka bungkus dan sterilkan hasil tanaman tersebut kemudian baru dijual atau diletakkan di pasar dan dijadikan uang.

Selain itu, padi dari daerah Nong Chok sangat terkenal karena cita rasanya yang begitu lezat.

Bentuk padi yang sudah menjadi beras di daerah tersebut sangat mirip dengan beras yang berasal dari Timur Tengah (basmati), bentuknya memanjang dan lebih gepeng sedikit dibanding beras pada umumnya yang terdapat di Indonesia.

Baca juga: Sheikhul Islam, Organisasi yang Mewadahi Muslim Thailand

Baca juga: 10 Ribu Ton Beras Thailand akan Masuk Aceh, Distanbun Kembangkan IOT untuk Produksi Bawang & Cabai

Kemudian, harga beras di sini lebih murah sedikit dari harga beras yang terdapat di Indonesia.

Kisaran perbedaan harganya sekitar Rp20.000 lebih murah jika dikorversi ke rupiah.

Para anak-anak yang tinggal di Lammod Ta noi Community tersebut bersekolah terlebih dahulu selama dua tahun di tingkat Tadika (sebutan masyarakat daerah tersebut untuk Taman Kanak- Kanak atau TK) dan SD kemudian setelah itu baru melanjutkan ke tingkat SMP dan SMA.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved